Berita Bungo

Bungo Jambi Dikepung Banjir, 17 Kecamatan Kebanjiran hingga Ancaman Gagal Panen

Kabupaten Bungo, Jambi, dikepung banjir pada Kamis (21/12/2023). Hujan lebat menyebabkan Sungai Batang Senamat meluap hingga menyebabkan banjir.

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Suci Rahayu PK
Ist
Desa Tanjung Belit Bungo Terendam Banjir 

17 kecamatan di Kabupaten Bungo Jambi kebanjiran. Ancaman gagal panen membayangi petani di wilayah itu

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Kabupaten Bungo, Jambi, dikepung banjir pada Kamis (21/12/2023).

Hujan lebat menyebabkan Sungai Batang Senamat meluap hingga menyebabkan banjir.

Salah satu yang terdampak yaitu Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo.

Di lokasi ini sebanyak tiga dusun terdiri dari Dusun Rantau Keloyang, Dusun Batu Kerbau, dan Dusun Baru di Kecamatan Pelepat terdampak, hingga ratusan rumah terendam banjir.

Kapolsek Pelepat, Iptu Adha Fristanto, membenarkan kejadian tersebut. Begitu menerima laporan, pihaknya bersama personel Polsek Pelepat turun langsung ke lokasi kejadian.

Sekira pukul 11.00 WIB, kepolisian melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan BPPD untuk memberikan bantuan perahu karet kepada warga.

Baca juga: Mahasiswa Lakukan Penembakan Massal di Kampus di Kota Praha Ceko, 15 Orang Tewas

Baca juga: ASN Pemprov Jambi Jangan Terlibat Politik Praktis, Sekda Utamakan Langkah Pencegahan Netralitas

Fokus utama adalah membantu warga melintasi jalan yang terendam di Desa Rantel, Kecamatan Pelepat.

Jumlah rumah yang terdampak banjir melibatkan sekitar 300 rumah dari tiga desa. Ketinggian air mencapai sekitar kurang lebih 100 cm dari permukaan jalan, merendam Dusun Rantau Keloyang, Dusun Baru Kecamatan Pelepat, Dusun Rantel, Dusun Balai Jaya, dan Dusun Batu Kerbau.

"Saat ini, akses jalan dan komunikasi warga di Dusun Baru Pelepat terputus karena jalan yang terendam banjir dan hilangnya jaringan akibat mati listrik. Meskipun tidak ada korban jiwa, Polsek Pelepat sudah bersiap dengan dua unit mobil ambulan di Dusun Rantel," ujarnya.

Iptu Adha Fristanto mengimbau agar warga mengamankan barang berharga, menjaga anak-anak, dan mengungsi ke tempat yang aman.

"Dengan debit air yang belum menunjukkan tanda-tanda surut, keluarga diminta tetap waspada dan saling mengingatkan. Para Bhabinkamtibmas disiagakan, dibantu piket untuk memonitor situasi malam ini," ujarnya.

Bencana banjir ini juga dirasakan Ahmad warga Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo.

Dia mengungkapkan banjir terjadi sekira pukul 04:30 WIB.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Jumat 22 Desember 2023 Kompak Turun, Emas Antam Rp 1.150.000 per Gram

"Kalau rumah aman. Alhamdulillah air sudah mulai surut," ujarnya.

Dia mengatakan perisitiwa banjir ini merupakan bencana tahunan yang dialami oleh warga setiap musim hujan.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved