Konflik Palestina Vs Israel

Kisah Perjuangan Fillin dan Bang Onim dan Keluarga ke Indonesia dari Palestina: 3 Hari Gagal Terus

Bang Onim bersama istri dan anaknya, Filin butuh perjuangan untuk kembali ke Indonesia dari Palestina.

|
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Capture Yt @BangOnimDaily/Capture Yt Daniel Mananta/ Kolase Tribun Jambi
Bang Onim bersama istri dan anaknya, Filin butuh perjuangan untuk kembali ke Indonesia dari Palestina. 

TRIBUNJAMBI.COM - Bang Onim bersama istri dan anaknya, Filin butuh perjuangan untuk kembali ke Indonesia dari Palestina.

Bahkan akibat perang dengan Israel di Jalur Gaza, mereka mengalami kegagalan untuk berangkat.

Sebab, saat dalam perjalanan kerap kali dihadapkan dengan penyerangan yang dilakukan oleh lawan.

Kisah itu dibagikan Filin dan Bang Onim dalam podcast bersama Mila dan Daniel Mananta.

Dalam podcast itu, Mila bertanya kepada Filin terkait perjuangannya kembali ke Indonesia.

Saat itu, kata Filin, mereka sempat gagal menyeberang ke tanah air.

Bahkan, kegagalan itu harus mereka rasakan hingga tiga hari lamanya.

Baca juga: Anak di Jalur Gaza Trauma Akibat Perang Palestina-Israel: Takut, Nggak Tahu Kapan Serangan Berhenti

Baca juga: Siswa SD Guang Ming School Belajar Jurnalistik Media di Tribun Jambi

Baca juga: Gempa Terkini Senin 20 November 2023: Seram Bagian Timur Maluku di Kedalaman 10 Km

"Tiga hari kita coba kembali ke Indonesia tapi gagal," ungkap Filin dalam podcast Daniel Mananta Network di Youtube dilansir pada Senin (19/11/2023).

Bang Onim menambahkan bahwa saat perjalanan di Jalur Gaza, mereka kerap dihadapkan dengan penyerangan dari pihak Israel.

Sebab mereka sebelum ke Indonesia harus melewati area yang menjadi sasaran dalam peperangan antara Palestina dan Israel itu.

"Tiga hari gagal terus karena harus melewati area penyerangan, dan itu di depan mata kita," ungkap Bang Onim.

Bang Onim bersama keluarganya dan anak-anak menyaksinya peperangan itu secara langsung.

Saat itu Bang Onim mengungkapkan dia bersama keluarga sudah pasrah antara hidup dan mati.

"Biasanya saat ada penyerangan seperti itu kita saling rangkul, mungkin ini hari terakhir kita," ungkapnya sedih.

Namun saat ini nenek dari Filin masih tetap berada di Palestina. Sebab tidak bisa ke Indonesia karena tidak memiliki pasport.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved