Anak BEM UNY Bantah Lakukan Pelecehan pada Mahasiswi, Kosnya Didatangi OTK
Anak BEM Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dituding melakukan pelecehan seksual pada mahasiswi baru, membantah semua tudingan.
Menurut dia, jika hasil telaah informasi tersebut ternyata fitnah dan sumbernya telah ditemukan, pihaknya akan melaporkan ke bidang hukum UNY untuk menindaklanjuti perkara tersebut.
Sebaliknya, jika benar terjadi kekerasan seksual maka pihaknya akan melaporkan kasus tersebut ke satgas anti Kekerasan seksual UNY.
Baca juga: Senangnya Inara Rusli Dapat Nafkah Hingga Royalti Lagu Usai Cerai: Mudah-mudahan Virgoun Ikhlas
Baca juga: Tersangka Modus Masuk Akpol Dibekuk, Korban Diminta Serahkan Uang Rp 1,6 Miliar
Kronologi Pelecehan
Kronologi pelecehan seksual yang dialami mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Sebelumnya beredar curhatan mahasiswi UNY yang menjadi korban pelecehan kakak tingkatnya di kampus.
Awalnya curhatan ini diunggah base X @UNYmfs, namun unggahan itu dihapus, tetapi bisa diamankan oleh warganet dan disebarkan lagi di medsos.
Dalam unggahan ke base UNY itu, korban merasa lelah dengan perlakuan pelaku kepadanya.
Dia merasa kerap dilecehkan oleh pelaku. Korban ingat NIM dari pelaku kekerasan seksual tersebut dan mengerucut kepada salah satu mahasiswa.
"Aku gak nyangka, kuliah di UNY malah direndahin kayak gini," tulisnya.
"Jadi aku maba dan kenalan sama kating ini dari bulan Februari, waktu itu kenal karena acara fakultas. Kukira dia baik, ternyata dia c***l, aku sudah dilecehkan sama dia dari Oktober, sampai sekarang," sambungnya.
Tak hanya itu, sosok korban juga mengaku telah mendapatkan kekerasan dari pelaku pelecehan tersebut.
"Aku awalnya gak berani speak up karena diancam, aku pernah dilukai berkali-kali sama dia karena ngelawan. Cuma sekarang aku muak dan luapin semuanya," jelasnya.
"Pengen bunuh diri rasanya karena hidupku kayak gini, dilecehin di kampus baru. Plis help me, aku gak berani spill nama pelaku," tulisnya.
Untuk menguatkan pengakuannya, korban yang belum diketahui identitasnya itu menaruh tangkapan layar berisi chat dengan pelaku pelecehan tersebut.
Baca juga: Pengganda Uang Bunuh Pegawai Honorer di Karawang, Korban Tagih Uang yang Digandakan Tak Kunjung Ada
"Halo dek, kelasnya sudah selesai? Kalau sudah nanti di tempat biasa ya," tulis pelaku lewat aplikasi pesan WhatsApp.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Oknum-perawat-RSUD-Mattaher-diduga-lakukan-pelecehan-seksual.jpg)