Minggu, 12 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Anak BEM UNY Bantah Lakukan Pelecehan pada Mahasiswi, Kosnya Didatangi OTK

Anak BEM Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dituding melakukan pelecehan seksual pada mahasiswi baru, membantah semua tudingan.

Editor: Suci Rahayu PK
Shuttershock
Ilustrasi pelecehan 

TRIBUNJAMBI.COM - Anggota BEM Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dituding melakukan pelecehan seksual pada mahasiswi baru, membantah semua tudingan.

Tudingan pelecehan seksual ini bermula dari unggahan akun X @UNYmfs, tapi dihapus lagi.

Hanya saja, capture chat yang sempat diunggah sudah beredar di sosial media.

Terduga pelaku pelecehan yang juga anak BEM merupakan mahasiswa FMIPA UNY berinisial MF.

Dikutip dari Kompas.com, MF membantah tuduhan pelecehan seksual terhadap mahasiswi baru.

"Saya selaku MF orang yang difitnah untuk melakukan tindakan kekerasan seksual," kata MF di FMIPA UNY, Jumat (10/11/2023).

Baca juga: Tersangka Modus Masuk Akpol Dibekuk, Korban Diminta Serahkan Uang Rp 1,6 Miliar

Baca juga: Rumah Sakit Al Quds di Kota Gaza Ditembaki, Kebanyakan Korban Merupakan Anak-anak

MF mengaku telah difitnah dan mengalami kerugian. Sehingga, dirinya siap untuk menempuh jalur hukum.

MF pun meminta kepada siapapun yang mengunggah kabar dirinya melakukan pelecehan seksual untuk menunjukkan itikad baiknya.

"Adapun atas tuduhan tersebut saya merasa sangat dirugikan, dan saya siap menempuh jalur hukum dan pada orang yang melakukan tuduhan tersebut, saya minta untuk itikad baiknya," katanya.

MF pun mengaku siap untuk dicek ponselnya jika memang tuduhan kepadanya terkait melakukan pelecehan seksual benar-benar terbukti.

"Untuk tuduhan-tuduhan tersebut seperti yang saya bilang mau dilakukan seperti apa silahkan, cek HP saya maupun apa silahkan ini dicek tidak ada chat apapun yang saya hapus, silakan diperiksa," tegasnya.

Pasca viralnya unggahan tersebut, MF mengaku mengalami beberapa hal tidak menyenangkan seperti pengancaman hingga usaha pengambil alihan akun media sosial miliknya.

Bahkan, sambungnya, kos yang ditempatinya sampai didatangi orang.

"Beberapa itu mengancam melakukan tindakan kekerasan fisik dan bahkan ada yang mendatangi tempat tinggal saya di kosan," ungkapnya.

MF juga merasa dirugikan setelah identitas dan fotonya tersebar di media sosial.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved