Berita Jambi
Kabar Baik, ASN di Daerah Terpencil akan Diberikan Insentif Khusus dan Kenaikan Pangkat yang Cepat
Selain insentif khusus, pihaknya juga memberikan percepatan kenaikan pangkat bagi ASN yang mengabdi di daerah terpencil.
Penulis: A Musawira | Editor: Deni Satria Budi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, mengungkapkan ke depan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di daerah terpencil, akan mendapat insentif khusus.
Selain insentif khusus, pihaknya juga memberikan percepatan kenaikan pangkat bagi ASN yang mengabdi di daerah terpencil.
“Saat ini dengan adanya Undang-undang ASN yang baru, mereka yang bertugas daerah-daerah terpencil akan mendapat insentif khusus,” unkgap Anas, dalam lawatannya di Provinsi Jambi, Selasa (7/11/2023) lalu.
Sejauh ini kata Menpan RB, banyak daerah kekurangan ASN muda yang kompeten. Hal itu disebabkan jenjang karir yang tidak ada bedanya dengan ASN yang bekerja di kota dan daerah terpencil.
“Kan selama ini kesulitan daerah terpencil, daerah luar itu mendapatkan tenaga kesehatan dan guru yang baik. Kenapa, karena banyak ASN yang tidak mau masuk tidak dapat insentif,” ujarnya.
Oleh karena itu kata Anas, dalam undang-undang ASN yang baru, juga ada soal kepangkatan ASN yang ditempatkan di daerah terpencil.
“Satu di antaranya kalau kemarin istilahnya kepangkatan akan mendapatkan kecepatan kenaikan pangkat dibanding di Ibu Kota,” jelasnya.
Baca juga: Menpan RB Anwar Anas Tekankan ASN Harus Netral di Pemillu 2024
Jangan Percaya Calo
Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (PANRB) mendorong sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, memiliki daya saing. Satu di antaranya melalui rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diadakan saat ini.
Hal tersebut disampaikan Mentri PANRB, Abdullah Azwar Anas, saat menghadiri pelaksanaan Rakernas APPSI di Kota Jambi, Selasa (7/11/2023) lalu.
Anas mengatakan saat ini rekrutmen CPNS sedang berjalan. Sedikitnya ada 560 ribu formasi yang disiapkan. Tercatat hingga akhir pendaftaran ada 2,4 juta orang peserta.
Dengan banyaknya pendaftar, Anas mengimbau para peserta agar tidak mudah mempercayai calo.
“Saya ingin sampaikan kepada seluruh masyarakat di Indonesia, jangan percaya kepada orang yang menjanjikan bisa meloloskan peserta jadi ASN,”.
“Karena apa, tidak ada satu orang pun bisa membantu karena sistemnya sudah pakai sistem CAT, dan begitu mengerjakan nilainya langsung keluar,” katanya.
Sekalipun kata Anas, anak dari Kepala BKN saja bisa tidak lolos. Padahal yang bikin soal, putranya mantan Menpan-RB juga tidak lolos dan banyak sekali yang tidak lolos karena memang sekarang sistemnya terbuka.
10 Perusahaan Tambang Batu Bara Bandel di Jambi Dipanggil Komisi XII DPR RI |
![]() |
---|
Lansia Kota Jambi Tunjukkan Semangat Kemerdekaan Lewat Lomba 17-an |
![]() |
---|
Hesti Haris Tinjau Pendidikan Anak SAD di Desa Hajran Batang Hari Jambi |
![]() |
---|
Warga Tersenyum Sumringah dan Bahagia, Hesti Haris Serahkan 17 Unit Bantuan Bedah Rumah |
![]() |
---|
Hesti Haris Serahkan 50 Unit Bantuan Bedah Rumah di Kota Jambi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.