Bentrok Pelajar di Sarolangun

Keluarga Korban Aksi Blokir Jalan di Sarolangun Lapor Polisi, Ini Kata Kasat Reskrim

Kasat Reskrim Polres Sarolangun, Iptu Cindo Kottama membenarkan bahwa pihak keluarga korban yang meninggal dunia pasca aksi pemblokiran jalan Sarolang

|
Tribunjambi.com/Hasbi
Peristiwa bentoran sesama pelajar di SMAN 4 Sarolangun, pada tanggal 30 Oktober 2023 lalu, belum berdamai dan mampu menyita banyak pihak. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kasat Reskrim Polres Sarolangun, Iptu Cindo Kottama membenarkan keluarga korban meninggal dunia pasca aksi pemblokiran jalan Sarolangun-Jambi di Mandiangin melapor ke Polres Sarolangun.

Hal itu dikatakan, kasat Reskrim Polres Sarolangun saat dikonfirmasi, Senin (6/11/2023).

"Iya betul, sekarang masih proses penyelidikan," kata Cindo.

Ia menyebut, terbukti tidaknya dari laporan itu, nanti fakta- fakta saja yang berbicara.

"Pada dasarnya setiap orang berhak melapor," ungkapnya.

Dari berita sebelumnya, masyarakat Mandiangin, menyebut satu diantara warga nya bernama Edi Suk meninggal dunia, akibat amukan masa antara petugas kepolisian saat di lokasi pemblokiran, Jum'at (3/11/2023) malam. Kasat Reskrim belum mengetahui secara pasti.

"Karena aku tidak ada di TKP secara langsung. Aku nggak tau detail," jelasnya

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Anggota DPRD Provinsi Jambi Kompak Buat Video Dukung Palestina dan Posting di Sosmed Masing-masing

Baca juga: BPS Sebut Ekonomi Jambi Tumbuh 4,90 Persen

Baca juga: City Tour untuk Kafilah di STQH Tingkat Nasional ke XXVII Difasilitasi Pemprov Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved