Pengakuan Mertua Bunuh Menantu yang Hamil 7 Bulan di Pasuruan, Tergoda Fitri yang Baru Selesai Mandi

Khoiri mengaku tak bisa menahan nafsunya saat melihat menantunya yang tengah hamil 7 bulan

Editor: Suci Rahayu PK
KOLASE TRIBUNJAMBI
Orang tua Fitria Almuniroh Hafidloh Diana. Insert: korban dan pelaku. 

TRIBUNJAMBI.COM - Update kasus mertua bunuh menantu yang hamil 7 bulan di Pasuruan.

Pelaku pembunuhan yakni Khoiri (53) dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Pasuruan, Kamis (2/11/2023).

Khoiri mengaku tak bisa menahan nafsunya saat melihat menantunya yang tengah hamil 7 bulan.

"Hasrat itu pak tidak bisa menahan," kata Khoiri.

Mertua bejat tersebut mengaku dirinya sudah dibutakan oleh nafsu.

"Enggak tahu, hanya ingin itu tok (memperkosa)," ucap Khoiri.

"Engga mikir gitu (nasib cucunya)," imbuhnya.

Baca juga: Alex Tirta Beberkan Soal Rumah Sewa Ketua KPK Firli Bahuri, Dukan Disewakan Tapi Dilanjutkan

Baca juga: Waspada Narkoba Keripik Pisang, Harga Jual Rp 1,2-6 Juta per Bungkus, Dijual di Medsos

Wakapolres Pasuruan, Kompol Hari Aziz mengatakan, Khoiri memcoba memperkosa Fitria ketika putranya, Sueb alias suami korban sedang interview kerja.

"Di rumah hanya ada korban dan tersangka," kata Hari.

Khoiri seketika tergoda menantunya yang baru saja mandi.

Saat itu Khoiri melihat menantunya sedang tiduran di kamar setelah mandi.

"Dari situlah tersangka tidak bisa menahan nafsunya melihat tubuh menantunya. Tersangka mendatangi korban di kamarnya," kata Hari.

Di dalam kamar, Khoiri berusaha melakukan pemerkosaan sang menantu.

Namun upaya Khoiri gagal, Fitria memberontak kemudian berteriak meminta pertolongan.

"Bahkan korban sempat berteriak setelah aksi percobaan pelecehan itu," kata Hari lagi.

Baca juga: Prediksi Skor Atalanta vs Inter Milan di Serie A Malam Ini - 00.00 WIB

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved