Banyak Buruh Perkebunan di Jambi Kena PHK, Pengamat: Hilirisasi Industri Karet Jalan Keluar
Pengamat Ekonomi Provinsi Jambi, Dr Pantun Bukit menilai angka PHK yang tinggi di sektor perkebunan sejatinya dipengaruhi oleh harga komoditi.
Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pengamat Ekonomi Provinsi Jambi, Dr Pantun Bukit menilai angka pemutusan hubungan kerja (PHK) yang tinggi di sektor perkebunan sejatinya dipengaruhi oleh harga komoditi.
Dalam dua tahun ini dari 2022 sampai Oktober 2023 angka tenaga kerja ter-PHK paling tinggi di industri Crumb Rubber, yakni sebanyak 1.411 tenaga kerja di PHK.
Kata Dr Pantun jika harga komoditi itu bagus maka angka PHK tidaklah sebesar itu. Fenomena ini pengaruh dari pada harga komoditi yang anjlok maka orang akan tidak bersemangat untuk memproduksi.
“Pemerintah dan swasta harus bersama-sama bagaimana harga komoditi karet ini bisa meningkat terus, itu yang harus dilakukan. Tidak bisa hanya swasta saja pemerintah harus mendukung,” katanya Dr Pantun Bukit pada Jumat (27/10/2023).
Selain mendongkrak harga, ia juga menilai untuk segera melakukan hilirisasi industri karet. Karena hilirisasi industri karet ini akan menunjang peningkatan harga.
“Ini yang menjadi jalan keluar. Kalau tidak dilakukan kondisi di industri pengelolaan karet akan di dikte oleh produsen. Dan pemerintah melalui anggarannya melakukan subsidi untuk mendorong daya saing komoditi ini lebih bagus. Ini jalan keluar bagaimana hilirisasi itu berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu proyeksi ekonomi pada 2024 mendatang berpotensi akan banyak investor yang masuk. Apalagi memasuki tahun politik.
“Tapi melihat dan menunggu, ya. Kalau kondisi ekonomi bagus maka akan dilakukan investasi kalau investasi dilakukan dengan bagus maka akan terjadi peningkatan permintaan tenaga kerja. Kalau seperti biasa-biasa saja ya, maka ada ancaman terjadi PHK lagi,” pungkasnya.
Baca juga: Korban PHK di Jambi Banyak Dari Industri Crumb Rubber, Korwil KSBSI Sebut Ini Penyebabnya
Baca juga: Ribuan Pekerja Kena PHK, Korwil KSBSI Jambi Ungkap Banyak Perusahaan tak Melapor
Baca juga: 275 Perusahaan di Jambi PHK Ribuan Pekerja, Disnakertrans: Dominan Kasus Pemutusan Sepihak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Petani-karet-di-Kabupaten-Muara-Jambi-tersenyum-sumringah-harga-karet-mencapai-Rp-13500.jpg)