Kasus Pembunuhan

Mbak Rara Pawang Hutan Datang dan Lakukan Ritual di Lokasi Pembunuhan di Subang, Sebut Soal Ramalan

Dua hari setelah pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, jawa Barat, menyerahkan diri, ternyata pawang hujan Mbak Rara mendatangi makam kedua korban

Editor: Suci Rahayu PK
Kolase
Dua hari setelah pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, jawa Barat, menyerahkan diri, ternyata pawang hujan Mbak Rara mendatangi makam kedua korban, Kamis (19/10/2023). 

TRIBUNJAMBI.COM - Dua hari setelah pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, jawa Barat, menyerahkan diri, ternyata pawang hujan Mbak Rara mendatangi makam kedua korban, Kamis (19/10/2023).

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar sudah menetapkan 5 orang tersangka pada kasus pembunuhan di Subang pada 2021 lalu.

Lima orang itu adalah Yosef, Danu, Mimin, Arighi, dan Abi.

Beberapa hari setelah penetapan tersangka, Mbak Rara terlihat melakukan ritual di depan rumah TKP di Ciseuti Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang tersebut.

Mulanya Mbak Rara datang ke TKP dan langsung melakukan ritual di halaman rumah.

Dalam ritualnya, Mbak Rara tampak membakar dupa yang berjumlah ganjil.

Setelah melakukan ritual di TKP Rara langsung berziarah ke Tempat Pemakaman Umum Istuning, tempat Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu dimakamkan.

Baca juga: Buka Raker Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari 2023, Ini Pesan Kapolda Jambi

Baca juga: Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 Selesai Dibangun, Pemprov Jambi Menunggu Penyerahan dari KLHK

Baca juga: Ketua KPK Firli Bahuri Mangkir dari Panggilan Polda Metro Jaya, Minta Dijadwalkan Ulang

Mbak Rara mengaku tujuannya datang ke TKP dan bertemu keluarga korban yang utamanya adalah untuk silaturahmi.

"Saya hanya silaturahmi saja ke keluarga korban dan berziarah ke makam korban.

Tentunya saya juga bersyukur kasus ini sudah terungkap setelah 2 tahun berlalu," kata Rara Istiati Wulandari

Rara juga mengaku kasus ini mulai terungkap sesuai dengan ramalan dirinya setahun lalu.

"Kasus ini kaitannya dengan Cinta Segita, sesuai apa yang diungkapkan oleh Danu, yang akhirnya kasus ini terungkap dan telah ditetapkan 5 tersangka," ucapnya

Dalam penerawangannya Rara juga menyebutkan bahwa Danu ada di TKP saat peristiwa terjadi namun yang mengeksekusi papahnya.

"Tanpa bermaksud untuk menuduh tapi seperti itu penerawangan saya, biarlah semesta yang menjawab dan membuktikan.

Kita doakan semoga kasus ini bisa terungkap secara terang benderang," ungkap Rara di TKP yang disiarkan langsung dalam YouTube pribadinya, Kamis (19/10/2023) siang.

Baca juga: Dinar Candy Bakal Pergi Umroh Pasca Dilaporkan karena Dituding Jadi Pelakor: Mau Tenangin Diri

Dalam kunjungannya pertama setahun lalu, Mbak Rara juga sempat menggelar ritual di TKP dan mengklaim, sempat komunikasi dengan arwah kedua korban, yakni Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

"Namun sejatinya, pembunuh Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu adalah sosok nenek-nenek yang sudah meninggal dan papahnya Amel (Amalia Mustika Ratu) juga mengetahuinya," ujarnya.

 

 

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Fakta Baru Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Mbak Rara Sang Pawang Hujan Sampai Datangi TKP, 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Alasan Ketua KPK Mangkir dari Pemeriksaan Polda Metro Soal Dugaan Pemerasan Eks Menteri Pertanian

Baca juga: Tiang Listrik Miring di Perumahan Mutiara Selatan, PLN Akan Segera Memperbaiki

Baca juga: Empat Kegiatan Penataan Sedang Berjalan, PUTR Batanghari Targetkan Pertengahan Desember Selesai

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved