Kisruh di Pulau Rempang

Presiden Jokowi Sindir Pejabat Soal Kisruh Pulau Rempang: Masa Itu Saja Sampai ke Presiden!

Presiden Jokowi angkat bicara soal kericuhan yang terjadi di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Capture Yt Kompas TV
Presiden Jokowi angkat bicara soal kericuhan yang terjadi di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). 

TRIBUNJAMBI.COM - Presiden Jokowi angkat bicara soal kericuhan yang terjadi di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Kericuhan konflik lahan yang terjadi terkait pengosongan lahan untuk Rempang Eco City.

Saat itu Jokowi tampak menyindir para bawahannya dan pejabat daerah yang tak mampu melihat akan permasalahannya.

Sebab menurut Presiden Jokowi bahwa permasalahan tersebut hanya persoalan komunikasi.

Pada kesempatan itu Jokowi tampak menyindir para menteri atau pejabat yang lamban dalam menyelesaikan konflik lahan tersebut.

Bahkan Presiden Jokowi mengatakan mengatakan masalah dapat diselesaikan di tempat tanpa harus menunggu presiden.

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara Sewindu Proyek Stategis Nasional di Jakarta, pada Rabu (13/9/2023) malam.

Baca juga: Panglima TNI Kirim Tim Puspom Cek Prajurit yang Terlibat di Kericuhan Konflik Lahan Rempang Batam

Baca juga: Presiden Jokowi Tegaskan Tarif Kereta Cepat Tidak Disubsidi

Baca juga: Update Konflik Lahan di Pulau Rempang Batam, Menteri ATR-BPN Sebut Warga Tak Miliki Sertifikat

“Ini hanya salah komunikasi saja di bawah, salah mengkomunikasikan saja,” ujar Presiden Jokowi dilansir dari KompasTV, Kamis (14/9/2023).

Komunikasi yang kurang tepat itu menurut Presiden Jokowi terkait pemberian ganti rugi, lahan dan rumah yang tidak sesuai.

Menurutnya bahwa hal itu harus segera diselesaikan, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dengan masyarakat.

“Masa urusan kayak gitu harus sampai presiden,” tandasnya.

Panglima TNI Kirim Tim Puspom TNI Cek Keterlibatan Prajurit di Kericuhan

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono sebut pihaknya mengirimkan Puspom TNI untuk mengecek keterlibatan prajurit dalam kericuhan di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Kericuhan yang terjadi itu akibat konflik lahan.

Akibat kericuhan yang memanans itu, Panglima juga telah mengerahkan anggotanya untuk membantu anggota Polri mengamankan situasi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved