Suami Bunuh Istri di Merangin

Polisi Lakukan Pendampingan Trauma Healing Anak Korban Pembunuhan di Merangin, Ini Kata Kapolres

Angga (24) pria yang tega menghabisi nyawa sang istri di kebun milik warga di Desa Salam buku Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin Jambi ditang

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI/HO
Kapolres Merangin AKBP Ruri Roberto saat menunjukkan barang bukti pembunuhan 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Angga (24) pria yang tega menghabisi nyawa sang istri di kebun milik warga di Desa Salam buku Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin Jambi ditangkap polres Merangin, Rabu (30/8/2023).

Kapolres Merangin AKBP Ruri Roberto menyampaikan akan mendampingi anak perempuan berusia 4 tahun yang sempat melihat ibunya dianiaya oleh Angga sang suami.

Angga merupakan suami siri korban. Pendampingan trauma healing akan dibantu oleh Unit PPA Pemkab Merangin.

"Iya kita meminta bantuan Pemerintah Daerah Merangin. Kami visit juga didampingi oleh UPT PPA Pemda untuk memastikan kondisi anak," kata Kapolres, Senin (4/9/2023).

Saat pemeriksaan kondisi anak, pasca Sindy ditemukan pada Kamis (31/8/2023), pihaknya juga sempat bertemu dengan Gubernur Jambi Al Haris yang sempat menjenguk anak tersebut. Kata dia, Al Haris akan mengarahkan Unit PPA untuk pendampingan korban.

"Kami lakukan pendampingan bersama Pemkab. Untuk teknisnya itu di Pemkab. Untuk pendampingan dari hasil observasi dulu dari sana kita akan tahu," kata Ruri.

Ruri mengatakan, anak perempuan itu sempat memang sempat melihat kejadian penganiayaan itu yang terjadi di TKP pertama di pondok perkebunan Desa Salam Buku, Merangin. Karena saat kejadian , anak tersebut juga diajak ke lokasi.

"Iya anak itu sempat melihat kejadian penganiayaan," sebutnya.

Anak Sindy sendiri saat kejadian ditinggalkan di sebuah pondok TKP pertama. Saat itu setelah menganiaya Sindy, Angga membawa istrinya ke suatu tempat yang cukup jauh dan jarang dilalui. Di TKP kedua, Angga menghabisi nyawa Sindy hingga melukai kemaluan korban.

Sementara itu, polisi mengungkap penyelidikan awal pembunuhan Sindy berdasarkan keterangan anak perempuannya yang berusia 4 tahun. Anak Sindy sendiri diketahui ikut ke tempat kejadian penganiayaan dan melihat kejadian tersebut.

Kapolres Merangin AKBP Ruri Roberto membenarkan bahwa petunjuk awal penyelidikan juga berdasarkan keterangan anaknya. Petunjuk tersebut kemudian disingkronkan dengan alat bukti yang ditemukan di TKP seperti kayu dan pisau.

"Keterangan anak itu benar sebagai dasar kita (penyelidikan awal) tapi tidak kita tuangkan dalam berita acara. Tapi terkait keterangan itulah kita berangkat (untuk penyelidikan). Dari sana lah kita melihat mulai mencari petunjuk-petunjuk yang ada," kata Ruri.

Namun, terkait meski melihat kejadian itu, anak tersebut tidak bisa dijadikan saksi dalam BAP. Saat ini, polisi tengah mendampingi trauma healing tersebut.

"Masyarakat kan ada melaporkan menemukan mayat kan begitu mayat ditemukan. Nah berkembanglah video anak tersebut yang menyaksikan," ungkapnya.

Ruri menjelaskan dalam keterangan anak Sindy tersebut berulang kali menyebut bahwa Sindy ditusuk oleh Angga.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved