Pilpres 2024
Yenny Wahid Diuntungkan Usai Cak Imin Jadi Cawapres Anies, Pengamat: Jadi Rebutan Ganjar dan Prabowo
Posisi Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid diuntungkan usai Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi Cawapres Anies Baswedan.
TRIBUNJAMBI.COM - Posisi Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid diuntungkan usai Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi Cawapres Anies Baswedan.
Sebab dengan demikian, dia akan menjadi rebutan bagi capres Ganjar Pranowo ataupun Prabowo Subianto.
Seperti diketahui bahwa PKB telah menjalin poros koalisi dengan Partai Nasdem.
Sehingga dengan demikian, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menyebutkan putri Gus Dur itu diuntungkan.
"Dengan membelotnya Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ke koalisi NasDem, maka yang diuntungkan posisi Yenny Wahid," ucap Ujang Komarudin, Minggu (3/9/2023).
Dia mengatakan Yenny Wahid berpeluang menjadi cawapres pendamping bakal capres di Pilpres 2024.
Peluang itu baik Prabowo Subianto atau Ganjar Pranowo.
Baca juga: Kata Zulhas Soal Cak Imin Tiba-tiba Jadi Cawapres Anies Baswedan: Iya Nih, Beloknya Tanpa Lampu Sein
Baca juga: KPK Tindaklanjuti Kasus Dugaan Korupsi Sistem Proteksi TKI di Kemenaker 2012 Silam, Seret Cak Imin?
Baca juga: Update Oknum Paspampres Aniaya Warga Sipil, Polri Kini Dalami Dugaan Peredaran Obat Ilegal
"Jadi, makin besar peluang Yenny Wahid jadi cawapres pendamping Prabowo maupun Ganjar," tambah dia.
Ujang mengatakan Yenny belakangan menuai banyak dukungan dari kiai, santri, dan kelompok masyarakat yang menginginkan ada representasi Nahdlatul Ulama (NU) di Pilpres 2024.
"Ada dorongan dari bawah untuk Yenny Wahid, karena dia memiliki basis kekuatan di akar rumput," jelasnya.
"Yenny ini representasi tokoh politik perempuan Nahdliyyin yang dekat dengan akar sosiologis basis NU. NU akar rumput dan Gusdurian sangat meninginkan dia jadi Cawapres," kata.
Gibran Usulkan Yenny Dampingi Ganjar Pranowo
Sebelumnya Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka buka suara terkait sosok yang pantas menjadi pendamping bacapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Putra Presiden Jokowi itu mengatakan bahwa dirinya akan mengusulkan nama putri Gus Dur, Yenny Wahid, sebagai cawapres Ganjar Pranowo.
Gibran mengungkapkan hal itu usai melemparkan guyon dan menyebut Yenny Wahid sebagai ibu wakil Presiden.
Baca juga: Pasca Deklarasi Anies Baswedan dan Cak Imin, Prabowo Subianto Cerita Sering Dikhianati dan Dibohongi
Dikutip dari Tribun Solo pada Minggu (20/8/2023) Gibran Rakabuming mengungkapkan alasannya memanggil Yenny Wahid dengan sebutan ibu wakil Presiden.
Menurut Gibran, Yenny Wahid sebagai bacawapres terkuat di Pilpres 2024.
"Oh iya Mbak Yenny (saya sebut sebagai Cawapres), Ya karena calon terkuat," kata Gibran saat ditemui di acara Jalan Sehat 45.000 kader DPC PDIP Solo.

Gibran berujar bahwa Yenny Wahid merupakan calon terkuat yang akan digaet semua bacapres yang kini telah muncul.
"Mbak Yenny. Semua bacapres," ucap Gibran.
Saat ditanya apakah Gibran akan mengajukan nama Yenny Wahid untuk mendampingi Ganjar Pranowo, Ia tidak memungkirinya.
Meski demikian, Gibran menjelaskan bahwa dirinya tetap mengikuti keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
"Boleh-boleh (akan diusulkan dampingi Ganjar), eh tapi harus sesuai keputusan Bu Ketua Umum ya," tutupnya.
Sebelumnya tiba-tiba putra Presiden Jokowi Gibran Rakabuming sebut putri Gus Dur Yenny Wahid Wakil Presiden.
Bukan lagi disebut bakal Cawapres, Wali Kota Solo itu menyebut Yenny Wahid sebagai Wakil Presiden.
Hal itu disampaikan Gibran saat bercanda dengan Yenny Wahid di twitter pada Sabtu (19/8/2023).
Awalnya, Yenny Wahid meledek Gibran Rakabuming yang memakai seragam bertuliskan petugas parkir.
Yenny Wahid pun meledek bahwa ia baru tahu Gibran petugas parkir bukan petugas yang lain.
“Ternyata petugas parkir… Kirain petugas par…. Colek @gibran_tweet,” tulis Yenny Wahid.
Ledekan Yenny Wahid ke Gibran pun dibalas kader PDIP tersebut.
Gibran menyebut Yenny Wahid sebagai Bu Wakil Presiden.
Baca juga: Kasus Tahanan Meninggal di Lapas Jambi, Kejaksaan akan Buat Surat Penghentian Tuntutan
Pria asal Solo itupun meminta arahan kepada Yenny Wahid.
“Siap. Mohon arahan bu wakil presiden,” balas Gibran.
Prabowo Subianto Tak Sedih Ditinggal Cak Imin
Bacapres Prabowo Subianto mengaku tak sedih meski Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berpaling ke Anies Baswedan di Pilprees 2024.
seperti diketahui bahwa Ketua Umum PKB digadang-gadang menjadi penentu dan akan menjadi Cawapres Ketum Partai Gerindra.
Prabowo akan maju dengan Koalisi Indonesia Maju yang diusung Gerindra, PAN, PBB dan Partai Golkar.
Sebelum berpaling ke Anies Baswedan, PKB merupakan bagian dari Koalisi Indonesia Maju.
Berpalingnya Cak Imin tersebut menurut Prabowo Subianto merupakan bagian dari demokrasi di Indonesia.
Diketahui, PKB kini telah menerima tawaran Partai Nasdem untuk mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres).
Nantinya, Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bakal menjadi cawapres dari Anies.
Prabowo Subianto menuturkan bahwa dirinya tidak sedih setelah Cak Imin mendukung Anies sebagai capres.
Baginya, demokrasi merupakan hal yang biasa jika nantinya berpisah di tengah jalan.
"Pelipur lara? demokrasi itu nggak ada lara-laran, nggak ada lara-laran, demokrasi adalah suatu proses diskusi bertemu kadang-kadang berpisah ya, santai aja," kata Prabowo setelah deklarasi partai Gelora kepada Prabowo capres di Djakarta Theater, Jakarta, Sabtu (2/9/2023).
Prabowo Subianto mengaku pihaknya kini hanya fokus untuk berbuat baik untuk masyarakat.
Dia pun meyakini masyarakat tidak bodoh dan bisa dibohongi.
"Kita berbuat yang baik untuk rakyat, rakyat yang menilai, rakyat menilai setiap perbuatan setiap ucapan dn rakyat tidak bodoh, rakyat tidak bisa dibohongi, semuanya kita serahkan kepada rakyat. Tidak ada pelipur pelipuran," tandasnya.
Adapun DPP PKB resmi menerima tawaran Partai NasDem untuk berkoalisi mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden.
Sekjen PKB Hasanudin Wahid mengatakan PKB menerima tawaran tersebut dan Muhaimin Iskandar sebagai cawapres.
Keputusan itu didapat dari hasil rapat pleno, elite PKB di Kantor DPW PKB Jatim, pada Jumat (1/9/2023).
"Lamaran partai NasDem kepada Ketua Umum kami Gus Muhaimin bersama-sama maju Pilpres 2024 dengan saudara Anies Baswedan. Jadi keputusannya adalah kami menerima baik tawaran partai Nasdem,” kata Hasanuddin.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Pengantin Wanita ini Ditinggal Kabur Calon Suami Jelang Penikahan, Ijab Kabul Dilakukan Calon Mertua
Baca juga: Setelah Pengumuman DCS, Parpol Masih Dapat Lakukan Pergantian Bacaleg
Baca juga: Pemkab Tebo Siapkan Rencana Jangka Panjang Penanganan Inflasi
Baca juga: Jelang Pemilu 2024 Dukcapil Batanghari Rekam e-KTP Masyarakat SAD
Artikel ini diolah dari WartaKotalive.com
Yenny Wahid
Gus Dur
Cak Imin
Anies Baswedan
Ganjar Pranowo
Prabowo Subianto
Pilpres 2024
PKB
Tribunjambi.com
Cawapres
Luhut Beri Pesan ke Prabowo Subianto: Jangan Bawa Orang Toxic ke Pemerintahan Anda, akan Merugikan |
![]() |
---|
Surya Paloh dan Prabowo Subianto Sepakat Kerja Sama: untuk Kepentingan Rakyat Indonesia |
![]() |
---|
Senyum Anies Baswedan Dikomentari Prabowo Subianto: Berat Sekali |
![]() |
---|
Prabowo Subianto Sambangi Kantor DPP PKB, Disambut Muhaimin Iskandar |
![]() |
---|
Harta Kekayaan Gibran Rakabuming Raka yang Ditetapkan sebagai Wakil Presiden Terpilih |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.