Transaksi di Rekening Pegawai KAI yang Diduga Teroris Capai Miliaran

Rekening pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) berinisial DE yang terindikasi teroris, dibekukan PPATK. PPATK menyebut transaksi di rekening DE nilai

Editor: Suci Rahayu PK
Tribunnews/Tribunwow/ Kolase Tribun Jambi
Karyawan BUMN yang diamankan Densus 88 Antiteror Polri ternyata gabung ke ISIS dan gunakan senjata asal Rusia untuk latihan menembak. 

TRIBUNJAMBI.COM - Rekening pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) berinisial DE yang terindikasi teroris, dibekukan PPATK.

PPATK menyebut transaksi di rekening DE nilainya mencapai miliaran.

DE ditangkap oleh Detasemen Khusus atau Densus 88, Senin (14/8/2023).

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Densus 88 terkait pemblokiran rekening milik DE.

"Ya kami bekukan rekening milik yang bersangkutan. Saat ini, kami koordinasi terus dengan Densus 88, ya," kata Ivan saat dikonfirmasi pada Kamis (17/8/2023).

Dia mengungkapkan transaksi pada rekening milik terduga teroris DE nilainya mencapai miliaran rupiah.

Namun, Ivan tak menjelaskan secara rinci ketika ditanya mengenai angka spesifik dari nilai transaksi di rekening milik DE.

Baca juga: APBD Jambi 2023 Defisit Ratusan Miliar, Abun Yani Menilai Pemprov Jambi Gagal

Baca juga: Menteri PUPR Basuki Ditegur Istri saat Upacara HUT RI ke 78, Ketahuan Jaili Erick Thohir

“Benar, (transaksi) besar mencapai miliaran,” ujar Ivan.

Adapun terduga teroris DE sebelumnya ditangkap oleh Densus 88 di Jalan Raya Bulak Sentul, RT. 07/ RW. 027, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Jawa Barat, pada Senin (14/8/2023) pukul 13.17 WIB.

Saat ditangkap, personel Densus 88 mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata api atau senpi dan amunisi.

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: APBD Jambi 2023 Defisit Ratusan Miliar, Abun Yani Menilai Pemprov Jambi Gagal

Baca juga: Banggar dan TAPD Pemprov Jambi Terus Bahas Persoalan Defisit APBD Jambi Rp 500 M

Baca juga: Tahun Depan TPP Kota Jambi Tidak Naik

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved