DPRD Provinsi Jambi

Angka Defisit Belum Jelas, DPRD Provinsi Jambi Masih Mendalami Penyebabnya

Hingga saat ini DPRD Provinsi Jambi masih mendalami penyebab dan jumlah defisit APBD Provinsi Jambi. Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, mengatak

Penulis: Sopianto | Editor: Suci Rahayu PK
tribunjambi/sopianto
Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hingga saat ini DPRD Provinsi Jambi masih mendalami penyebab dan jumlah defisit APBD Provinsi Jambi.

Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, mengatakan sebenarnya konstruksinya defisit itu dimasukan KUA PPAS APBD-P baru diketahui defisinya berapa.

"Makanya pak Gubernur itu menyampaikan itulah dinamika yang terjadi, dengan kemungkinan defisit berapa jumlah nya juga pak gubernur tidak bisa menjelaskan," kata Edi, Kamis (3/8/2023).

"Jadi artinya pak gubernur hanya memberikan wanti-wanti kepada OPD-OPD belanja-belanja yang tidak perlu jangan dibelanjakan dulu, karena kita akan hitung kembali," katanya.

Lebih lanjut kata Edi Purwanto, tentunya DPRD akan menunggu bagaimana jumlah defisit nya rancangan KUA PPAS APBD P-nya.

"Kalau sudah ada baru kita lihat, setelah itu baru Banggar melihat mana yang prioritas mana yang tidak prioritas," ungkapnya.

Lebih lanjut Edi Purwanto menyampaikan tentu nya DPRD prihatin dengan kemungkinan defisit dan sebab-sebab defisit nya akan didalami.

Baca juga: Download Animash MOD V.28.0 APK Gratis Disini, Cheat Lengkap, Semua Karakter Sudah Terbuka

Baca juga: Kayu Log Penuhi Jalan saat Truk Tergelincir di Depan Terminal Muara Bulian Batanghari Jambi

"Apa penyebabnya, kalau ada rencana pendapatan yang kaitan dengan PAD mana yang perlu didorong tentunya kita saling chek and ricek saling memberikan masukan sehingga optimaliasi daerah bisa tergali," ungkapnya.

Diketahui, rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) hingga saat ini ditunda dikarenakan Sekda selaku Ketua TAPD sedang berada di Korea menghadiri acara pramuka.

"Maka kita menunggu pak Sekda, karena ketua TAPD nya Sekda, kalau yang lainnya takutnya gak berani ngambil keputusan " ungkapnya.

"Tapi pada intinya sebenarnya koordinasi sebelum KUPA masuk KUPA dan KUA PPAS APBD-P. Itu belum masuk itu dikonsultasi dulu, sehingga nanti kita minta disempurnakan di KUA PPAS APBD P itu," tambah Edi.

Hingga saat ini, kemungkinan defisit yang terjadi di Provinsi Jambi belum diketahui pasti angka nya berapa dan pihak DPRD sedang menunggu Sekda selaku Ketua TAPD. (Tribunjambi.com/Sopianto)

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Berikan Rasa Aman dari Narkotika, Kelurahan Teluk Dawan Tanjabtim Jadi Kampung Bebas Narkoba

Baca juga: Rocky Gerung Minta Maaf Sebabkan Keonaran: Kasus Ini Buka Perselisihan Pro dan Kontra, Buat Heboh

Baca juga: Kayu Log Penuhi Jalan saat Truk Tergelincir di Depan Terminal Muara Bulian Batanghari Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved