Jalan Tol Jambi
Update Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi, Land Clearing Sudah 11 Kilometer
Proyek yang digarap PT Hutama Karya ini akan membentang 15.47 kilometer (Km) Bayung Lencir-Tempino Seksi 3
Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Progres pembangunan jalan bebas hambatan yang menghubungkan Provinsi Jambi dan Sumatra Selatan atau Jalan Tol Trans Sumatra sudah mulai berjalan.
Proyek yang digarap PT Hutama Karya ini akan membentang 15.47 kilometer (Km) Bayung Lencir-Tempino Seksi 3.
Proyek ini akan digarap selama 13 bulan apabila dihitung dari Juni 2023, maka jalan bebas hambatan itu bisa dioperasikan pada Juli 2024 mendatang.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Provinsi Jambi, Benny menyampaikan, pihaknya baru melakukan pembersihan lahan di wilayah Desa Sungai Landai dan Desa Muara Sebapo Kecamatan Mestong, Muaro Jambi yang akan dilintasi jalan tol tersebut.
“Dari 15 km baru land clearing 11 km masih kurang 4 km lagi yang harus di land clearing,” katanya, baru-baru ini kepada Tribunjambi.com.
Benny mengatakan, pembersihan lahan yang dilakukan lebih dominan lahan kebun dan hutan, meski demikian belum ada kendala.

“Memang berapa titik ada rawa-rawa yang kita temukan, ini butuh penanganan khusus, tapi cara penanganannya kita ajukan ke Jakarta,” pungkasnya.
Desember 2024 Bisa Dilalui
Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto bilang, jalan Tol Jambi-Betung yang ditargetkan pada Desember 2024 mendatang sudah bisa dilalui.
Edi Purwanto mengatakan, dari sisi waktu, adanya jalan Tol Jambi- Betung akan memangkas waktu perjalanan dari Jambi menuju Betung.
Termasuk nantinya jika dihubungkan dengan Tol Sumatera lainnya hingga terhubung ke Jakarta.
"Kalau perhitungan dengan tol yang ada di dari Jambi ke Palembang kemudian Lampung, total sekitar 620 kilometer. Kalau kita asumsikan dengan tol yang ada di Jawa maka memakan waktu sekitar waktu 6 hingga 7 jam untuk sampai ke Jakarta,"ujarnya.
Efesiensi lama perjalanan dengan adanya Tol ini kata Edi Purwanto sangat memberikan efek yang untuk perekonomian.
Nantinya, setelah bisa dilalui tentu akan memangkas waktu pendistribusian baik bahan pangan maupun bahan baku lainnya ke tiap-tiap daerah.

"Dari sisi perekonomian juga akan memberikan multi efek misal pendistribusian bahan makanan ke tiap-tiap daerah sehingga ekonomi bisa tumbuh, bisa lancar. Kemudian hasil perkebunan dan bumi lainnya bisa dibawa dengan waktu yang tidak begitu lama sehingga akses pendistribusiannya lebih luas," katanya.
Kecuali Sudah Kontrak, Presiden Prabowo Minta Proyek Tol Baru Dihentikan, Bagaimana Jalan Tol Jambi? |
![]() |
---|
650 Meter Ruas Jalan Nasional di Depan Pintu Exit Tol Bayung Lencir-Tempino Diperlebar Jadi 4 Lajur |
![]() |
---|
Update Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra Ruas Jambi-Rengat, BPJN Sebut Tetap Diprogramkan |
![]() |
---|
Jalan Tol Jambi-Rengat Tetap Dibangun, Kepala BPJN Sebut Sedang Penyiapan Dokumen Data Dukung |
![]() |
---|
Nasib Proyek Jalan Tol Jambi-Rengat, BPJN: Belum Tahu Kapan Digarap |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.