Jalan Tol Jambi
Tim Percepatan Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Diberi Waktu 2 Minggu Selesaikan Sejumlah Kendala
terdapat tiga bidang lahan fasilitas umum (Fasum) yang dilintasi Jalan Tol Bayung Lincir-Tempino seksi 3 hingga saat ini belum diselesaikan
Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Gubernur Jambi Al Haris meminta penyelesaian lahan fasilitas umum untuk jalan tol Betung-Jambi.
Hal itu dikatakannya usai memimpin rapat koordinasi membahas sejumlah kendala dalam pembangunan jalan bebas hambatan, Jumat (21/7/2023).
Pada kesempatan ini, terdapat tiga bidang lahan fasilitas umum (Fasum) yang dilintasi Jalan Tol Bayung Lincir-Tempino seksi 3 hingga saat ini belum diselesaikan.
Serta lahan pribadi yang diperkirakan terimbas proyek Jalan Tol Trans Sumatra tersebut.

Tiga Fasum tersebut yaitu lima pemakaman, MIN dan musala serta tanah milik Supriyadi yang sedang diagunkan.
Dengan sejumlah kendala itu, Al Haris meminta untuk Tim Percepatan Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi diaktifkan kembali.
“Dilanjutkan lagi tim itu, ada unsur BPN, Pemkab Muaro Jambi dan Pemprov Jambi sebagai koordinatornya. Tim ini saya minta bekerja selama 2 minggu untuk melihat lebih detil atas kendala itu,” katanya, baru-baru ini.
Selain untuk menyelesaikan kendala itu, Al Haris minta tim ini untuk mencari penentuan lokasi (Penlok) exit tol.
“Ada Penlok baru yang akan kita tambah luasan lahannya. Saya minta tim ini berproses dengan cepat dan bekerja dengan cepat. 2 minggu saya minta laporannya nanti untuk ambil langkah-langkah berikutnya,” pungkasnya.
Sudah Land Clearing 11 Km
Sementara, progres pembangunan jalan bebas hambatan yang menghubungkan Provinsi Jambi dan Sumatra Selatan atau Jalan Tol Trans Sumatra sudah mulai berjalan.
Proyek yang digarap PT Hutama Karya ini akan membentang 15.47 kilometer (Km) Bayung Lencir-Tempino Seksi 3.
Proyek ini akan digarap selama 13 bulan apabila dihitung dari Juni 2023, maka jalan bebas hambatan itu bisa dioperasikan pada Juli 2024 mendatang.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Provinsi Jambi, Benny menyampaikan, pihaknya baru melakukan pembersihan lahan di wilayah Desa Sungai Landai dan Desa Muara Sebapo Kecamatan Mestong, Muaro Jambi yang akan dilintasi jalan tol tersebut.
“Dari 15 km baru land clearing 11 km masih kurang 4 km lagi yang harus di land clearing,” katanya, baru-baru ini kepada Tribunjambi.com.
Kecuali Sudah Kontrak, Presiden Prabowo Minta Proyek Tol Baru Dihentikan, Bagaimana Jalan Tol Jambi? |
![]() |
---|
650 Meter Ruas Jalan Nasional di Depan Pintu Exit Tol Bayung Lencir-Tempino Diperlebar Jadi 4 Lajur |
![]() |
---|
Update Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra Ruas Jambi-Rengat, BPJN Sebut Tetap Diprogramkan |
![]() |
---|
Jalan Tol Jambi-Rengat Tetap Dibangun, Kepala BPJN Sebut Sedang Penyiapan Dokumen Data Dukung |
![]() |
---|
Nasib Proyek Jalan Tol Jambi-Rengat, BPJN: Belum Tahu Kapan Digarap |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.