Berita Jambi
Pusat Kajian Disabilitas UIN STS Jambi dan Kemenag Kerjasama dalam Pembinaan Zakat
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi selama dua hari melaksanakan Kegiatan Pembinaan Pemberdayaan Zakat Kelompok Mustahiq dan Disabilitas b
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi selama dua hari melaksanakan Kegiatan Pembinaan Pemberdayaan Zakat Kelompok Mustahiq dan Disabilitas beberapa hari lalu.
Kegiatan ini berkolaborasi bersama Pusat Kajian Disabilitas (PKD) Universitas Islam Negeri (UIN) STS Jambi.
“Kita sengaja merancang kegiatan ini pesertanya agak berbeda dari tahun-tahun lalu, tahun ini sasaran kegiatan ini melibatkan komunitas disabilitas se-provinsi Jambi di samping ada dari unsur Kementrian Agama Kabupaten-Kota," kata Zefni Ishak, Kepala Bidang Penerangan Islam, Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, .
Pertimbangannya, selama ini penerima zakat selalu berpegang pada delapan kelompok penerima tersebut, atau delapan asnab.
Sementara itu, dia mengatakan komunitas disabilitas ini pada hakikatnya berhak mendapat zakat terutama zakat harta, tentu dengan kriteria.
Sementara itu, Syahran Jailani, Ketua Pusat Kajian Disabilitas UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berujar bahwa kegiatan ini sejalan dengan kebijakan program Menteri Agama RI, yang salah satunya terkait isu-isu disabilitas.
Kata dia, dalam pemaparan materi yang berjudul 'Strategi Pembinaan dan Penguatan Zakat Ramah Disabilitas' ini diharapkan lebih mampu memahami perihal zakat.
Pada konteks pendidikan misalnya, salah satu program unggulan Menteri Agama RI sekarang yaitu mengembangkan pendidikan insklusi dan ramah disabilitas.
Pengembangan pendidikan inklusi dan ramah disabilitas itu diterapkan pada semua tingkatan lembaga pendidikan madrasah sampai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) atau Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS).
Hal menarik yang dilakukan oleh Kementerian Agama Provinsi Jambi pada acara Pembinaan dan Pemberdayaan Kelompok Mustahiq dan Disabilitas se-Provinsi Jambi tahun ini adalah dengan menghadirkan komunitas disabilitas.
“Mungkin ini kegiatan perdana oleh Kementerian Agama se-Indonesia dengan mengikutsertakan kelompok-kelompok disabilitas yang selama ini kurang mendapat perhatian atau menjadi sasaran penerimaan zakat”, lanjut Syahran.
Selain itu, kegiatan ini melibatkan beberapa narasumber, diantaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jambi Zoztafia, Ketua Baznas Provinsi Jambi Hasan Basri, Zainal Arifin. Pimpinan Ponpes Darul Arifin Muara Jambi, dan Ketua Pusat Kajian Disabilitas UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Syahran Jailani.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: IAD Wilayah Jambi Gelar Bazar dan Lomba Bagi Anak pada Hari Bhakti Adhyaksa di Halaman Kejati Jambi
Baca juga: Fraksi Golkar DPRD Provinsi Jambi Minta Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Guru Honorer
Baca juga: Peringati Hari Bhakti Adhyaksa, Kajati Jambi Elan Suherlan Jalan Santai Bareng Pegawai
Satresnarkoba Polresta Jambi Tangkap WN, Amankan 7 Paket Sabu dari Kotak Rokok hingga Lipatan Baju |
![]() |
---|
Terminal Rawasari Jambi Kini Hidup Kembali, Jadi Pusat Festival dan Kegiatan Warga |
![]() |
---|
Bandel PKL di Jalan Orang Kayo Pingai Jambi Nekat Berjualan Meski Sudah Ditertibkan |
![]() |
---|
Trans Bahagia Jadi Sarana Edukasi Anak TK di Kota Jambi |
![]() |
---|
Gubernur Jambi Terima BAZNAS Awards 2025, Komitmen Tingkatkan Pengelolaan Zakat Daerah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.