Sosok Maisah Guru Besar Perempuan Pertama di UIN STS Jambi, Kini Sebagai Calon Rektor

Satu di antaranya yaitu Prof. Dr. Maisah, M.Pd.I seorang guru besar yang sepak terjangnya dalam dunia pendidikan cukup panjang.

ist
Maisah Guru Besar Perempuan Pertama di UIN STS Jambi, Kini Sebagai Calon Rektor 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Menjelang berakhirnya masa jabatan rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi tujuh nama maju mencalonkan diri.

Satu di antaranya yaitu Prof. Dr. Maisah, M.Pd.I seorang guru besar yang sepak terjangnya dalam dunia pendidikan cukup panjang.

Sebagai seorang perempuan, dia memprioritaskan perempuan lain untuk terlibat dalam banyak kegiatan positif.

"Itu karena saya melihat betapa banyak ketimpangan antara perempuan dan laki-laki dalam pengetahuan dan pendidikan. Saya ingin banyak perempuan berdaya. Bisa bermanfaat minimal untuk diri sendiri," ungkapnya.

Semua kisah hidupnya menjadi tertuang dalam pemikiran-pemikirannya saat ini.

Selain menjadi perempuan berdaya, dia menginginkan agama lah fondasi seorang manusia dalam melangkah.

Berpegang teguh pada keilmuannya, dia terus mengajar di perguruan tinggi, menulis buku, dan berorganisasi sesuai dalam ranah akademik yang digeluti.

Pada perjalanannya, dia sempat menjadi Sekjur KI di Fakultas Tarbiyah IAIN STS Jambi pada
2004 hingga 2007.

Kemudian menjabat Wakor Kopertais Wilayah XIII Provinsi Jambi IAIN STS Jambi mulai 2012 hingga 2016.

Ketika lulus dengan gelar doktor dirinya mencalonkan diri menjadi seorang guru besar, selanjutnya tahun 2016 itulah dia mendapatkan predikat sebagai guru besar perempuan pertama di UIN STS Jambi.

Selanjutnya dia menjadi Kepala PSGA IAIN STS Jambi sejak 2016 hingga 2017.

Lalu jadi Dekan Fakultas Adab dan
Humaniora pada UIN STS Jambi 27 November 2017 hingga 2019.

Pada 2019 itu, dirinya sempat maju mencalonkan diri menjadi rektor, walaupun belum terpilih, namun dirinya optimis.

"Semoga kali ini keberuntungan berpihak kepada saya," ungkapnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Komisi I DPRD Provinsi Jambi Stuba ke Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumsel

Baca juga: BNNP Jambi Sebut Ada 33 Titik Rawan Narkotika di Provinsi Jambi, Paling Tinggi di Sarolangun

Baca juga: Prof Maisah Tepis Stigma Orang Tentang Perempuan Kampung Tidak Penting Berpendidikan

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved