Kamis, 11 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Profil dan Biodata Tokoh

Profil dan Biodata Brigjen Adi Vivid Bachtiar, Eks Ajudan Jokowi Terima Bintang Bhayangkara Nararya

Berikut profil dan biodata Brigjen Adi Vivid Bachtiar, Mantan Ajudan Presiden Jokowi Penerima Bhayangkara Nararya.

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist/ Kolase Tribunjambi.com
Berikut profil dan biodata Brigjen Adi Vivid Bachtiar, Mantan Ajudan Presiden Jokowi Penerima Bhayangkara Nararya. 

Lalu, keempat anggota Polri yang mendapat kehormatan untuk maju di depan Presiden RI.

Sebagai informasi, upacara di Stadion GBK pada Sabtu (1/7/2023) merupakan puncak perayaan Hari Bhayangkara 2023 atau HUT ke-77 Polri.

Sebelumnya sudah dilakukan serangkaian kegiatan di antaranya menggelar sejumlah lomba, ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP), hingga doa lintas agama.

Kabag Penum Polri Kombes Nurul Azizah menjelaskan tema Hari Bhayangkara 2023 adalah Polri Presisi Untuk Negeri Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju.

Hal ini selaras dengan kegiatan penting yang akan dilakukan bangsa Indonesia di tahun 2024.

"Indonesia memiliki kekayaan dan keberagaman budaya, suku, dan agama yang menyatu dalam Bhinneka Tunggal Ika yang didukung oleh sinergitas TNI-Polri untuk menjaga dan mempertahankan persatuan dan kesatuan dalam menciptakan Pemilu Damai menuju Indonesia Maju," tuturnya.

Bintang Bhayangkara Nararya

Empat anggota Polri, dari bintara sampai perwira tinggi, mendapat kehormatan untuk maju di hadapan Presiden dan menerima Bintang Bhayangkara Nararya. 

Keempatnya adalah

1. Bhabinkamtibmas Polsek Brastagi (Sumut), Aiptu Zunaidi Sembiring.

2. Anggota Tim Penjinak Bom (Jibom) Korps Brimob Polri, AKP Susianti Barselah.

3. Kabag Penerimaan dan Pendidikan PNS Polri, Kombes Anissulah M Ridha.

4. Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar.

Untuk diketahui bahwa Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1998.

Ketika berpangkat kombes, Adi Vivid merupakan ajudan Presiden Jokowi pada tahun 2019 hingga 2022.

Pesan Presiden Jokowi ke Polri Soal Penegakan Hukum

Presiden Jokowi meminta Polri agar tidak tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas dalam penegakan hukum.

Baca juga: KKB Papua Kembali Ancam Tembak Pilot Susi Air, Kapolda Papua akan Penuhi Permintan Egianus Kogoya?

Pesan itu disampaikansang kepala negara saat memberikan sambutan di HUT ke-77 Bhayangkara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (1/7/2023). 

Presiden Jokowi mengatkan bahwa Polri memiliki kewenangan dan kekuatan yang besar.

Sehingga dia meminta agar dapat digunakan secara benar.

Sehingga mantan Wali Kota Solo itu mengharapkan tidak akan adal lagi persepsi bahwa hukum hanya tajam ke bawah.

Namun semua warag Indonesia sama di mata hukum.

"Ini harus digunakan secara benar, jangan ada yang disalahgunakan, jangan ada lagi persepsi hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas," ujar Jokowi, dikutip dari Kompas TV.

Presiden Jokowi mengatakan masyarakat membutuhkan rasa aman, keadilan, dan diayomi.

"Saya minta Polri jangan abaikan ini," tekan Jokowi.

Dia juga meminta Polri harus bisa memberikan kepastian perlindungan dan kepastian hukum.

Selain itu Polri juga diminta harus mampu memberikan kepastian berusaha bagi para masyarakat dan para pengusaha.

Presiden Jokowi Senang Kepercayaan Publik ke Polri Naik

Lebih lanjut dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengaku senang dengan pencapaian Polri, khsususnya soal kepercayaan publik.

"Saya senang kepercayaan rakyat terhadap Polri sudah naik dari 60 persen menjadi di atas 70 persen," kata Jokowi.

Jokowi juga memberikan wejangan kepada seluruh jajaran korps Bhayangkara agar berhati-hati dalam bertindak.

Pasalnya, semua tindakan kini bisa direkam dan disebarluaskan.

"Gerak-gerik Polri sekecil apapun tidak bisa ditutup-tutupi lagi, sehingga kepercayaan kepada Polri akan selalu diuji."

"Seberapa tinggi tingkat kepercayaan rakyat, seberapa tinggi tingkat kepuasan rakyat, itu menjadi hal yang penting," ujar Jokowi.

Karena itulah, Jokowi tetap meminta Polri memperbaiki diri.

"Polri harus terus memperbaiki diri, berbenah diri, melakukan reformasi-reformasi di segala lininya," pungkas Jokowi.

Saat pucuk pimpinan Polri atau Kapolri dipimpin oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Farhat Abbas Siap jadi Pengacara Ketua RT Melawan Dewi Perssik: Ini Masalah Etika!

Baca juga: Struktur Kurikulum Merdeka Tingkat SMA/MA

Baca juga: Vera Simanjuntak soal Adik Brigadir Yosua: Abang Jahil, Tapi Lebih Jahil Reza

Baca juga: Mantan Ajudan Presiden Jokowi dari Polri Terima Penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya, Siapa Dia?

Sebagian artikel ini diolah dari Tribunnewswiki.com

Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved