SBY Bermimpi Jokowi Datangi Rumahnya di Cikeas, dan Sama-sama Jemput Megawati Soekarnoputri
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY bermimpi Presiden Jokowi mendatangi kediamannya di Cikeas.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Puan Maharani dan AHY yang didampingi kader masing-masing partai bertemu sekitar satu jam.
Turut hadir dalam pertemuan itu yakni Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto, Ketua DPP PDIP, Bambang Wuryanto serta politikus PDIP, Andreas Hugo Periera dan Masinton Pasaribu.
Sementara itu, dari perwakilan Partai Demokrat hadir Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Syarief Hasan, Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon dan Wasekjen Partai Demokrat, Didik Mukrianto.
Puan Maharani dan AHY melakukan komunikasi secara tertutup.
Baca juga: Prabowo Subianto Puji Kepemimpinan Presiden Jokowi: Prestasinya Dikagumi Dunia
Usai pertemuan, Puan Maharani dan AHY mengadakan jumpa pers.
Puan Maharani dan AHY lalu membeberkan hasil pembicaraan yang dilakukan kedua partai.
Keduanya sepat agar Pemilu 2024 bejalan damai dan gembira.
"Kami berdua menyepakati bahwa pemilu harus berjalan secara damai, silaturahmi harus tetap dilaksanakan, pesta demokrasi ini harus bisa membawa suasana sejuk, adem, ayem, gembira bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Ketua DPR RI ini.
"Pemimpin yang nanti dipilih oleh rakyat kita sama-sama disepakati bahwa itulah pemimpin yang nantinya sudah menjadi pilihan rakyat yang akan kita sama-sama hormati dan hargai," sambung Puan Maharani.
Senada dengan apa yang dikatakan Puan Maharani, AHy juga mengatakan hal yang salam.
Menurutnya, Partai Demokrat sepakat agar Pemilu 2024 dapat berjalan damai.
Dengan demikian, tidak ada polarisasi dan benturan keras antarmasyarakat dampak dari pesta demokrasi itu.
"Kami sama-sama sepakat ingin Pemilu 2024 ini berjalan dengan damai tidak terjadi perpecahan, tidak terjadi polarisasi atau benturan yang sangat keras antara masyarakat atau bangsa Indonesia sendiri," katanya.
"PDIP maupun Demokrat adalah sama sama nasionalis, merah putih, pancasilais dan tentu kita tidak ingin terjadi perpecahan di antara kita karena politik sesaat, oleh karena itu banyak hal yang bisa kita cari kesamaannya," sambung putera Presiden Susilo Bambang Yudhyono tersebut.
Puan Maharani mengatakan, silaturahmi antarpartai juga harus berjalan baik.
Susilo Bambang Yudhoyono
SBY
Jokowi
Megawati Soekarnoputri
PDI Perjuangan
Partai Demokrat
Puan Maharani
AHY
Tribunjambi.com
Cikeas
Nagita Slavina Dikabarkan Adopsi Anak Kembar Mpok Alpa, Raffi Ahmad Singgung Soal Rayyanza |
![]() |
---|
Tangis Nikita Mirzan Pecah saat Dengar Jawaban dari Ahli UU ITE, Ternyata Gegara Hal ini |
![]() |
---|
Akhirnya Lita Gading Datangi Polda Butut Laporan Ahmad Dhani, Sentil Pentingnya Kesehatan Mental |
![]() |
---|
Wujud Belasungkawa, Polda Jambi Gelar Salat Gaib untuk Driver Ojol |
![]() |
---|
Dosen UBR dan UNJA Lakukan Penelitian di Suku Anak Dalam Desa Nyogan, Muaro Jambi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.