Kementerian PUPR Belum Hibahkan Aset TPA Talang Gulo ke Pemkot Jambi

Pemerintah Kota Jambi menerima bantuan dari Bank Pembangunan Jerman senilai 14,2 juta Euro, atau setara Rp 250 miliar untuk mengatasi masalah sampah.

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM/RARA
Diana Kusumastuti Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR RI tinjau TPA dengan sistem sanitatary landfill Talang Gulo untuk pertama kalinya, dan didampingi Syarif Fasha Wali Kota Jambi, Rabu (13/4/22). 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Pemerintah Kota Jambi diketahui telah menerima bantuan dari Bank Pembangunan Jerman senilai 14,2 juta Euro, atau setara Rp 250 miliar untuk membangun Emission Reduction in Cities (EriC) Programme Solid Waste Mangement dengan sistem Sanitary Landfill di kawasan TPA Talang Gulo.

TPA ini digadang-gadang mampu menampung 613 ribu kubik sampah di setiap sel-nya, dan diproyeksikan mampu bertahan hingga 20 tahun ke depan. Namun hingga kini bangunan itu belum diserahkan pengelolaannya kepada Pemkot Jambi, meski telah dilakukan uji coba pada 1 Desember 2020 lalu. 

Menanggapi hal ini, Wali Kota Jambi, Syarif Fash mengatakan jika proses hibah itu bukan hanya melalui Kementerian PUPR, akan tetapi juga melibatkan Kementerian Keuangan.

"Nilai hibahnya besar, yaitu setara dengan Rp 250 miliar. Saya juga belum tahu, apakah harus ada laporan juga ke DPR RI dulu atau bagaimana. Yang jelas ini nanti proses hibahnya melalui kementrian keuangan," kata Fasha, Kamis (8/6/2023).

Kata Fasha, pemerintah kota Jambi saat ini masih didampingi oleh Kementerian PUPR, dalam pengoperasian TPA canggih tersebut. 

"Kalau mau dihibahkan setahun lagi, ya tidak apa-apa terima kasih, karena memang masih menjadi tanggungjawab pusat (PUPR)," jelasnya. 

Sebelumnya, Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR RI, Diana Kusumastuti, saat berkunjung ke TPA Talang Gulo beberpa waktu yang lalu mengatakan, untuk serah terima TPA Talang Gulo ke Pemerintah Kota Jambi masih menunggu semuanya selesai.

“Alatnya belum beres semua. Fisiknya memang sudah, tapi masih ada peralatan yang belum dioperasionalkan, masih perlu training-training juga. Kalau sudah, akhir tahun ini bisa serah terima,” ujarnya.

Baca juga: Hotman Paris Siap Bantu Siswi SMP yang Kritik Pemkot Jambi: Jangan Jakut Hotman 911 Ada di Pihakmu!

Baca juga: Usai Kasus Siswi SMP vs Pemkot Jambi, KPAI: Hak Anak untuk Berpendapat Dipersilahkan

Baca juga: Gempa Bilang Pemkot Jambi Laporkan Akun TikTok Bukan Siswi SMP, untuk Beri Syok Terapi

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved