Transportasi

Angkot Jambi Semakin Sepi, Larangan Pelajar Bawa Kendaraan Belum Berpengaruh

Terminal Rawasari yang sudah direnovasi, dan telah dilengkapi gedung baru, suasananya tidak seramai dulu lagi. Pantauan pada Rabu (31/5/2023), termina

Editor: Suang Sitanggang
TribunJambi.com/MG/Rosi Amelia
Beberapa angkutan kota menunggu penumpang di Terminal Rawasari pada Rabu (31/5/2023) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terminal Rawasari yang sudah direnovasi, dan telah dilengkapi gedung baru, suasananya tidak seramai dulu lagi. Pantauan pada Rabu (31/5/2023), terminal angkot ini tampak sepi.

Jumlah angkot yang terlihat masuk ke terminal sangat sedikit. Sebanyak 8 angkot di terminal ini tampak sedang menunggu penumpang disekitar Terminal Rawasari saat Tribun berada di sana.

Semenjak beroperasi transportasi berbasis online, jumlah angkot di Jambi yang masuk ke terminal ini terlihat sangat berkurang. Penumpang beralih menggunakan transportasi online yang dinilai lebih nyaman dan efektif.

"Sekarang lebih sering pake ojek atau taksi online. Kita lebih nyaman dan ngerasa aman juga. Kalau pake transportasi online, diantar sampai tujuan. Lebih praktis,” kata Nanda, warga Jambi pengguna transportasi publik.

Selain jumlah penumpang yang semakin turun, supir angkot juga mengeluhkan tentang pemasukan. Rute pulang pergi untuk mencari penumpang cukup memakan biaya berupa uang bensin. Sedangkan jumlah penumpang yang dibawa tidak sebanding.

"Sekarang jumlah penumpang merosot. Mangkal di terminal kadang juga tidak begitu banyak dapat penumpang. Banyak yang pakai angkutan online. Kalau ambil penumpang keliling dari pinggir jalan pun tidak ketemu," jelas Hambali, sopir angkot.

Terkait kebijakan pemerintah yang melarang pelajar di Kota Jambi untuk tidak membawa kendaraan ke sekolah, dialihkan untuk naik angkutan kota secara gratis, dia menyebut hal itu tidak kunjung juga membuat angkot ramai.

Hambali mengatakan tidak semua angkot ikut dalam program itu.

"Kalau mau ikut kebijakan pemerintah menggratiskan anak sekolah itu, tidak ketemu penghasilannya. Angkot penuh dengan pelajar, sedangkan penumpang lain tidak masuk, " tambah Hambali. (TribunJambi.com/MG/Rosi Amelia)

Baca juga: Kecelakaan Maut di Merangin, Pengemudi dan Penumpang Gran Max Meninggal Dunia

Baca juga: Sopir Angkot di Jambi Keluhkan Jauhnya Penukaran Voucher Pengisian BBM Kompensasi Tarif Gratis

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved