Psikolog UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi Jelaskan Apa Itu Gangguan Mental Schizophrenia

Schizophrenia merupakan gangguan psikologis yang berdampak pada keseluruhan aktivitas individu termasuk aspek penyesuaian dirinya dengan lingkungan. 

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Teguh Suprayitno
freepik
Ilustrasi depresi 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Gangguan mental merupakan gangguan psikologis yang berdampak pada keseluruhan aktivitas individu termasuk aspek penyesuaian dirinya dengan lingkungan. 

Salah satu gangguan mental yang berat dikenal dengan istilah 'Schizophrenia'. 

Berdasarkan data WHO terindikasi sebanyak 20 juta pengidap gangguan ini, sementara di Indonesia sendiri pengidap mencapai 450 ribu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Angka tersebut termasuk didalamnya adalah “Schizophrenia” dan gangguan ini bisa menyebabkan kematian dua hingga tiga kali di usia muda. 

Ridwan, Psikolog UIN Jambi mencoba menjelaskan pemahaman tentang 'Schizophrenia' yang dimaknai dengan 'Skizo' yang artinya retak atau pecah (spilt-red), dan 'frenia' yang artinya jiwa.
 
Artinya Schizoprenia adalah gangguan mental yang mempengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, dan berperilaku.

Baca juga: Balas Sindirian Anies Baswedan Soal Lari Pagi, Ganjar Pranowo Pakai Kaos Tuliskan Tips Hidup Sehat

Penderita schizoprenia sering mengalami gejala seperti delusi, halusinasi, gangguan berpikir, dan kesulitan dalam membedakan kenyataan dengan khayalan yang biasanya terjadi diantara usia 15-25 tahun.

Mereka terkadang tertawa-tawa sendiri atau berteriak-teriak tanpa ada stimulus yang menyertai.

Dari beberapa kasus, mereka seolah mendengar bisikan ghaib, bahkan ada yang merasa bisa berbicara dengan makhluk ghaib dan Binatang serta ada yang memiliki waham kalau mereka adalah seorang nabi atau keyakinan lain yang itu tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

Ridwan yang juga sebagai 'agen of change' di kampusnya dan ketua PRODI PIAUD UIN Jambi menjelaskan pula penyebab Schizophrenia yang hingga kini belum diketahui secara pasti.

"Tetapi tentu ada faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengembangkan gangguan ini," jelasnya.

Baca juga: Umur CJH Tertua 91 Tahun, Kemenag Tebo: Kondisi Sehat dan Administrasi Sudah

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved