Kamis, 16 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Harga Rokok Terus Meroket, Rokok Gelap Semakin Laris Manis

Peredaran rokok ilegal di Provinsi Jambi kian marak, para pembeli sudah memiliki distributor sendiri.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Deni Satria Budi
Harga rokok terus naik. 

Sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, mencatat komoditi rokok menjadi salah satu faktor pendorong terjadinya inflasi di Jambi. Terlepas dari harga jual rokok yang terus melambung tinggi. 

Dikatakan Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Jambi Susiawati Kristiarini, Jumat (12/5/2023) menuturkan, bobot komoditas rokok dalam pembentukan inflasi hasil Survei Biaya Hidup 2018 (persen). 

Dimana untuk di Kota Jambi Sendiri, rokok kretek filter :1,96 persen, Rokok kretek : 0,91, Rokok putih : 0,77 persen. Sedangkan di Muara Bungo, Rokok kretek filter : 2,83, Rokok kretek : 1,58, Rokok Putih : 1,39 persen. 

"Iya, rokok merupakan salah satu komoditas yang masuk dalam penghitungan inflasi. Namun di BPS hanya mencatat untuk rokok yang legal saja, " jelasnya. 

Lanjutnya, sampai saat ini, BPS tidak ada melakukan survei mendalam tentang rokok ilegal tadi. Dan sampai saat ini BPS juga tidak memiliki data terkait data tersebut.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved