Femalenial

Keluar dari Zona Nyaman, Rini Bulan Sari Mencoba Puasa Jauh dari Keluarga

Rini Bulan Sari merupakan seorang perempuan kelahiran Kerinci, dan tinggal di lingkungan yang kental dengan tradisinya.

Ist
Rini Bulan Sari 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Keluar dari zona nyaman bukan hal yang mudah untuk dilakukan bagi semua orang.

Hanya sebagian orang saja yang mampu keluar dari zona nyaman, dan Rini Bulan Sari adalah salah satunya.

Rini merupakan seorang perempuan kelahiran Kerinci, dan tinggal di lingkungan yang kental dengan tradisinya.

Ia tinggal di lingkungan yang jarang memperbolehkan perempuan untuk pergi merantau.

Masyarakat lingkungan Rini cenderung menginginkan anak perempuan untuk tinggal dan besar di tanah kelahirannya.

Karena ingin mendapatkan pengalaman luas, Rini mencoba untuk dapat keluar dari kebiasaan yang telah lama menjadi kebiasaan turun temurun itu.

Rini mencoba merantau setidaknya di Kota Jambi yang jaraknya 500 kilometer dari tanah kelahirannya.

Ramadan tahun ini merupakan tahun pertama Rini dijalankan tanpa keluarga.

Itu bukan suatu yang biasa bagi Rini, walaupun satu provinsi, rasa berkecamuk terasa di dada.

"Sedih cuma ini caranya untuk bisa merantau, dan dapat pengalaman tidak di sana-sana saja," ungkap Rini.

Ketika buka puasa, salat tarawih, dan sahur terasa ada yang berbeda. Karena semua dikerjakan tanpa keluarga.

Namun, kata Rini, ia merasa terobati dengan orang-orang di sekitarnya.

"Walaupun ada rasa sedih. Tapi karena adanya orang-orang baik yang aku temui di Jambi, semua terasa ringan," ucapnya.

Perbedaan ia temui sekitar 10 bukan di Jambi membuatnya paham bahwa menjalani hari-hari istimewa tanpa keluarga bukan sesuatu yang ringan.

Ditambah momen Ramadan adalah momen bersejarah yang hanya dapat ditemui sekali dalam setahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved