Berita Unik
Masyarakat Negara ini Miliki Hobi Makan Batu, Sebut Penuh Nutrisi
Negara tersebut beranama Kazakhstan, masyarakat disana memakan batu yang terbuat dari tanah lihat yang disebut Clay.
Penulis: Muuhammad Ferry Fadly | Editor: Muuhammad Ferry Fadly
TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah negara memiliki masyarakat yang unik.
Masyarakat di negara tersebut memiliki hobi memakan batu.
Negara tersebut beranama Kazakhstan, masyarakat disana memakan batu yang terbuat dari tanah lihat yang disebut Clay.
Mereka melakukan hal tesebut sudah turun temurun.
Bahkan, dipasar, batu yang terbuat dari tanah liat dapat ditemukan dan dijual bebas.
Masyarakat disana percaya bahwa clay kayak akan nutrisi, dan mereka percaya kalau clay itu sehat.
Namun, banyak dokter yang tidak merekomendasikan warga untuk memakan Clay.
Baca juga: Jika Kemacetan Akibat Truk Batubara Masih Terjadi, Samsul Riduan Minta Komitmen Kadishub Mundur
Baca juga: Aldila Jelita Hapus Nama Indra Bekti di Sosial Media, Inginkan Sebelum Lebaran Urusan Pisah Selesai
Baca juga: Kemenkumham Jambi Koordinasi Pendataan Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas di Tanjab Barat
Kandungan Tanah Liat
Tanah liat atau lempung adalah partikel mineral berkerangka dasar silikat yang berdiameter kurang dari 5 mikrometer.
Lempung mengandung leburan silika dan/atau aluminium yang halus.
Unsur-unsur ini, silikon, oksigen, dan aluminum adalah unsur yang paling banyak menyusun kerak bumi.
Lempung terbentuk dari proses pelapukan batuan silika oleh asam karbonat dan sebagian dihasilkan dari aktivitas panas bumi.
Lempung membentuk gumpalan keras saat kering dan lengket apabila basah terkena air.
Sifat ini ditentukan oleh jenis mineral lempung yang mendominasinya.
Mineral lempung digolongkan berdasarkan susunan lapisan oksida silikon dan oksida aluminium yang membentuk kristalnya.
Golongan 1:1 memiliki lapisan satu oksida silikon dan satu oksida aluminium, sementara golongan 2:1 memiliki dua lapis golongan oksida silikon yang mengapit satu lapis oksida aluminium.
Mineral lempung golongan 2:1 memiliki sifat elastisitas yang kuat, dapat menyusut saat kering dan memuai saat basah.
Karena perilaku inilah beberapa jenis tanah dapat membentuk kerutan-kerutan atau "pecah-pecah" bila kering.
Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Aldila Jelita Hapus Nama Indra Bekti di Sosial Media, Inginkan Sebelum Lebaran Urusan Pisah Selesai
Baca juga: Ahmad Dhani Larang Once Nyanyikan Lagu Dewa 19: Mengganggu Konser
Hobi Makan Batu
Makan Batu
tanah liat adalah
Tribunjambi.com
berita Jambi terkini
berita selebritis
berita unik
Pohon Pisang Unik Tandan Tiga di Sumsel |
![]() |
---|
Kisah Cinta Berlabuh di Pelaminan dengan Mahar Beras 50 Kg |
![]() |
---|
Muslim di Xinjiang China Menghilang, Joe Hattab: Masjid Ditutup Tidak Ada yang Mau Bicara |
![]() |
---|
Hubungkan Diri dengan Sapi, Setiap Hari Suku Mundari Mandi dengan Urin Sapi |
![]() |
---|
Harga Air Mineral ini Tembus Ratusan Juta per Botol |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.