Richard Lee Tersangka
Richard Lee Jadi Tersangka Usai Dilaporkan Doktif: Kasus 'White Tomato' dan Produk Tak Steril
Kasus ini bermula dari dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk-produk kecantikan yang dipasarkan dokter Richard Lee.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ringkasan Berita:Richard Lee tersangka
- Richard Lee tersangka kasus perlindungan konsumen atas laporan Dokter Detektif.
- Status tersangka ditetapkan Polda Metro Jaya sejak 15 Desember 2025.
- Richard dijadwalkan diperiksa pada 7 Januari 2026 setelah sempat mangkir.
- Produk White Tomato, DNA Salmon, & Miss V Stem Cell diduga bermasalah.
- Temuan meliputi produk tidak steril hingga komposisi yang tidak sesuai label.
TRIBUNJAMBI.COM - Perseteruan panas di dunia kecantikan tanah air yang menyeret nama Dokter Richard Lee mencapai babak baru yang mengejutkan.
Pemilik Athena Group kini resmi menyandang status tersangka di Polda Metro Jaya.
Penetapan ini merupakan buntut dari laporan yang dilayangkan oleh rivalnya, dokter Samira Farahnaz, atau yang lebih dikenal publik sebagai sosok Dokter Detektif atau Doktif.
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa status hukum Richard Lee telah ditingkatkan sejak akhir tahun lalu.
Kasus ini bermula dari dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk-produk kecantikan yang dipasarkan oleh sang dokter.
Kronologi Penetapan Tersangka
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengungkapkan bahwa surat penetapan tersangka sebenarnya telah diterbitkan sejak pertengahan Desember 2025.
"Pelapornya sebenarnya inisialnya HH yaitu kuasa hukum dari Saudari S (Samira) ya, yang melaporkan Saudara RL yang saat ini sudah status sebagai tersangka. Penetapan tersangka untuk Saudara RL itu ditetapkan tanggal 15 Desember 2025," ujar AKBP Reonald di Polda Metro Jaya, Senin (5/1/2026).
Richard Lee sedianya diperiksa perdana sebagai tersangka pada 23 Desember 2025.
Baca juga: Kejanggalan Surat Nikah Inara Rusli dan Insanul Fahmi Dianggap Janggal, Richard Lee: Gak Ngasih Tahu
Baca juga: Detik-detik Pria di Tungkal Jambi Dikeroyok Hingga Terluka Terekam CCTV Viral, Apa Motifnya?
Baca juga: Sentilan Presiden Prabowo soal Isu Bangkitkan Militerisme: Kritik Itu Berkah, Fitnah Rusak Bangsa
Namun, ia mangkir dan meminta penjadwalan ulang. Polisi pun memberikan tenggat waktu hingga pekan ini.
"Namun tidak hadir tapi memberikan pemberitahuan untuk bersedia hadir pada tanggal 7 Januari. Jadi nanti ada di schedule untuk pemeriksaannya ke tanggal 7 Januari. Nanti kalau tanggal 7 Januari tidak juga hadir, maka akan dilayangkan panggilan kedua," tegas Reonald.
Temuan Produk: Tanpa Kandungan Hingga Tidak Steril
Kasus ini berakar dari laporan polisi bernomor LPB/7317/XII/2024/SPKT/Polda Metro Jaya.
Tim Dokter Detektif melakukan serangkaian pembelian uji petik (mystery shopping) pada tiga produk berbeda milik grup Richard Lee yang berujung pada temuan mengejutkan:
White Tomato
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Doktif-dan-Richard-Lee-173.jpg)