Alat USG di Puskesmas Mangkrak, Pejabat Dinkes Tanjabbar Saling Lempar Tanggung Jawab

Pengadaan alat USG dari APBD 2022 yang diperuntukan untuk pukesmas diduga mangkrak akibat tidak ada yang bisa mengoperasikannya.

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Teguh Suprayitno
istimewa
Puskesmas Merlung. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Pengadaan alat USG dari APBD 2022 yang diperuntukan untuk pukesmas diduga mangkrak akibat tidak ada yang bisa mengoperasikannya.

Alat USG yang disinyalir nilainya mencapai ratusan juta yang bersumber dari APBD 2022, diberikan Dinas kesehatan (Dinkes) secara tiba-tiba kepada puskesmas.

Sahala Sekertaris Dinkes Tanjabbar saat dikonfirmasi, meminta untuk langsung menanyakan kepada kepala dinas kesehatan.

"Kalau soal itu, langsung tanya ke Pak Kadis saja," jelasnya, Rabu (29/3/23).

Zaharudin Kepala Dinas Kesehatan saat dikonfirmasi mengenai pengadaan alat USG, ia meminta untuk konfirmasi ke sekretaris dinas kesehatan.

"Sebaiknya konfirmasi dengan Pak Sahala sebagai KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) nya," jelasnya.

Kadinkes melanjutkan, karena hal tersebut sesuai dengan tupoksinya saat itu yang sebagai KPA

"Itu kan pengadaan 2022 KPA-nya pak Sahala," tutupnya.

Baca juga: Gerindra Tanjabbar Targetkan 6 Kursi DPRD, Inginkan Rebut Kembali Kursi Pimpinan

Baca juga: Pemkab Tanjabbar Akan Bangun TPU Anti Banjir Rob Seluas 2 Hektar

Baca juga: Gerakan Buruh Minta Penyidikan Kecelakaan Kerja di PetroChina Tanjabbar Jambi Dilakukan Transparan

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved