Seorang Mahasiswi Universitas Indonesia Diduga Terjun dari Lantai 18 Apartemen Jelang Wisuda
Mahasiswi Universitas Indonesia (UI), MDP (21) ditemukan bersimbah darar disamping apartemen di Jakarta Selatan pada Rabu (8/3/2023) lalu.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM- Mahasiswi Universitas Indonesia (UI), MDP (21) ditemukan bersimbah darar disamping apartemen di Jakarta Selatan pada Rabu (8/3/2023) lalu.
Korban diketahui sebagai mahasiswi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UI.
Dia diduga mengakhiri hidupnya dengan terjun dari lantai 18 apartemen yang ada di Jakarta Selatan sekitar pukul 23.45 WIB.
Dilansir dari Tribunnews.com, korban diketahui telah menyelesaikan studinya dan hendak mengikuti wisuda.
Melati seyogyanya akan mengikutu wisuda dalam beberapa hari kedepan.
Hingga kini belum dikathui penyebab mahasiswi yang akan diwisuda tersebut nekat mengakhiri hidupnya.
Baca juga: Sosok Mahasiswi UI Ditemukan Tewas Jelang Wisuda: Minta Maaf ke Keluarga dan Teman
Baca juga: PPATK Temukan Rp 37 Miliar di Deposito Box Milik Rafael Alun Trisambodo: Diluar Rp 500 Miliar
Dikutip dari laman pddikti.kemdikbud.go.id, Melati Putri Dairly merupakan mahasiswi kampus UI yang mengambil program studi Ilmu Komunikasi.
Melati Putri Dairly tercatat masuk kampus UI pada tahun 2019 dengan jenjang SI yang saat ini tercatat belum lulus.
Kompol Tribuana Roseno, Kapolsek Kebayoran Baru menjelaskan bahwa kejadian itu diketahui dari seorang saksi yang merupakan sekuriti apartemen tersebut.
Sekuriti itu kata Kapolsek, mendengar adanya suara benturan yang keras seperti benda terjatuh di sekitar lokasi.
Setelah dilakukan pengecekan, saksi melihat korban sudah dalam posisi tergeletak di lantai.
Dari informasi yang didapat, Tribuan mengatakan jika korban akan melakukan wisuda dalam waktu dekat.
"Betul, hari H (kejadian) itu pra Wisuda (hendak wisuda)," singkat Tribuana.
Lebih lanjut, Tribuana mengatakan pihaknya tak bisa melakukan pemeriksaan kepada pihak keluarga lantaran masih dalam keadaan berduka.
"Nah ini kan orang lagi kedukaan, kita juga nggak bisa memaksakan (untuk memeriksa), kita juga memaklumi memahami bahwa keluarga sedang berduka," tuturnya.
Baca juga: Mahasiswi UI Ditemukan Tewas Jelang Wisuda: Unggah Permohonan Maaf Sebelum Lompat dari Lantai 18
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh sekuriti apartemen berinisial AA.
Saat itu AA mendengar suara yang cukup keras seperti benda terjatuh. Setelah mengecek asal suara tersebut, AA mendapati korban dalam posisi tergeletak.
"Pada saat shift jaga petugas lobi di Tower Eminence 2 Apartemen Essence tiba tiba mendengar suara seperti benda jatuh. Kemudian langsung melakukan pengecekan dan melihat korban tergeletak di lantai, selanjutnya melaporkan ke pimpinan," terang Ade Ary dalam keterangannya.
Saksi lainnya yaitu paman korban berinisial DI mengetahui informasi MP terjatuh dari lantai 18 Apartemen Essence setelah dihubungi ibu korban.
"Bahwa MP biasa dipanggil Cing Cing jatuh dari apartemen, dan tidak lama bapaknya korban Irwan telepon saksi mengatakan korban sudah tidak ada (meninggal dunia)," ucap Kapolres.
Minta Maaf ke Keluarga dan Teman
Mahasiswi Universitas Indonesia (UI), MDP sampaikan permohonan maaf sebelum mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 18 apartemen di Jakarta Selatan.
Permohonan maaf tersebut ditujukan korban kepada kerabatnya dan keluarga.
Baca juga: Curah Hujan Tinggi Dapur Rumah Warga di Cermin Nan Gedang Hanyut, Beberapa Rumah Terancam Longsor
Hal itu disampaikan Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Roseno kepada Tribunnews.com.
Kapolsek mengatakan permohonan maaf tersebut disampaikan melalui unggahan story sosial media korban.
"Almarhum sebelum lompat sempat menyampaikan story intinya menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga dan juga teman-temannya," kata Kompol Tribuana, Sabtu (11/3/2023).
Meski begitu, Tribuana mengaku tak mendalami terkait motif korban melompat dari lantai 18 apartemen tersebut.
"Kan kami juga ngga bisa pemeriksaannya beda ya dengan pemeriksaan tindak pidana ya, kita bisa nyecer. Nah ini kan orang lagi kedukaan, kita juga gak bisa memaksakan," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, penghuni apartemen di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dihebohkan dengan penemuan seoang perempuan berinisial MPD (21) yang diduga mahasiswi Universitas Indonesia (UI).
DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya adalah menghubungi kesehatan jiwa di rumah sakit terdekat.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Ayu Dewi Bongkar Borok Suaminya, Regi Datau Langsung Beri Pembelaan: Bukan Berarti Kasar
Baca juga: PPATK Temukan Rp 37 Miliar di Deposito Box Milik Rafael Alun Trisambodo: Diluar Rp 500 Miliar
Baca juga: Malangnya Ammar Zoni Dipenjara, Irish Bella Justru Asik Lakukan Hal Ini, Sengaja Tak Jenguk Suaminya
Artikel ini telah diolah dari Tribunnews.com
Sosok Mahasiswi UI Ditemukan Tewas Jelang Wisuda: Minta Maaf ke Keluarga dan Teman |
![]() |
---|
Mahasiswi UI Ditemukan Tewas Jelang Wisuda: Unggah Permohonan Maaf Sebelum Lompat dari Lantai 18 |
![]() |
---|
Mahasiswi UI Diduga Bunuh Diri Usai Pra Wisuda, Lompat dari Lantai 18 Apartemen di Jakarta Selatan |
![]() |
---|
Update Kasus Pelecehan Mahasiswi, BEM FK Unand Kecam Aksi Dua Terduga Pelaku, Minta Hukum Seadilnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.