14 Orang Diperiksa Terkait Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Termasuk Pejabat Teknis Pertamina
Sebanya 14 orang diperiksa terkait kebakaran yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara yang terjadi pada Jumat (3/3/2023) lalu.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi sorotan pasca insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.
Dia menjadi perbincangan dan viral di media sosial pasca kejadian yang terjadi pada Jumat (3/3/2023) itu.
Anies diminta bertanggungjawab atas peristiwa itu hingga menyebabkan korban berjatuhan.
Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana mengkritisi kebijakan Anies BAswedan saat menjabat gubernur.
Saat itu Anies menerbitkan surat izin mendirikan bangunan (IMB) di Kawasan Tanah Merah, yakni lokasi di sekitar depo tersebut.
Menurutnya, Anies yang kala itu menjabat sebagai orang nomor satu di DKI, seharusnya tak menerbitkan IMB tersebut.
"Harusnya pak Anies mengajak warga untuk pindah ke lokasi yang aman. Ini malah dikasih IMB," kata William pada Minggu (5/3/2023) dikutip dari TribunJakarta.com.
Pihaknya mempertanyakan alasan Anies Baswedan memberikan izin pendirian bangunan tersebut hingga akhirnya berakibat fatal.
Seharusnya, kata William, Anies Baswedan bisa lebih tegas terhadap hal ini.
"Ini pembelajaran penting, pemimpin harus punya ketegasan."
"Jangan cuma mau ambil kebijakan yang enak didengar tapi bisa mencelakakan masyarakat," jelas William.
Pihaknya juga memperbandingkan kebijakan yang dibuat Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok saat menjabat Mantan Gubernur DKI.
Ahok, kata William, pernah mengajak warga untuk pindah karena keberadaan permukiman di dekat Depo Pertamina sangat berbahaya.
Menurutnya, ketegasan yang ditunjukan Ahok ini sepatutnya ditiru oleh para pemimpin.
"Pak BTP dulu pernah mengajak warga untuk pindah karena memang tidak aman jika ada pemukiman dekat Depo Pertamina."
"Ketegasan pak BTP harus ditiru oleh pemimpin politik, walaupun terkadang tidak nyaman, tapi kebijakan penting diambil untuk keselamatan masyarakat sendiri," jelas William.
Lebih lanjut, pihaknya mengingatkan agar Pemprov DKI agar memenuhi kebutuhan dasar dan hak-hak dari para korban.
"Pemprov DKI Jakarta sekarang harus fokus menyelamatkan warga. Jangan sampai kejadian ini terulang."
"Pastikan mereka sekarang punya tempat tinggal yang aman dan korban dapat pengobatan gratis," ujar William.
Sementara di media sosial, viral ucapan janji politik Anies Baswedan terhadap warga Plumpang.
Hal itu disandingkan warganet dengan statement Ahok yang menentang warga tetap tinggal disitu. Ahok saat itu menyarankan agar warga direlokasi.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Renungan Harian Kristen 7 Maret 2023 - Berjumpa Karena Rindu
Baca juga: Download Lagu MP3 DJ Remix dan DJ TikTok Terupdate, Ada Live DJ Runkad Jungle Dutch Super Bass
Baca juga: Polres Merangin Tangkap Tiga Pencuri Solar, Perusahaan Merugi Ratusan Juta
Baca juga: Keberadaan Penjual Roti Penusuk Anggota Polisi di Palembang Masih Misterius, Dikenal Pendiam
Artikel ini diolah dari Tribunnews.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.