14 Orang Diperiksa Terkait Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Termasuk Pejabat Teknis Pertamina
Sebanya 14 orang diperiksa terkait kebakaran yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara yang terjadi pada Jumat (3/3/2023) lalu.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
"Pengungsian ini 1.085 jiwa pengungsi yang terdata, itu tersebar di seluruh tempat pengungsian. Memang tempatnya kan tidak bisa terpusat jadi satu."
"Jadi ada yang di Kantor PMI, ada yang di Masjid As-Sholihin, ada di kantor kelurahan, ada di Rawa Badak Selatan, ada di Gedung Golkar Walang, ada di kantor Kementrans dan energi, ada di Masjid Al Muhajirin, ada di Pulomas, dan tentu juga ada di tenda-tenda yang dibangun di tempat ini," ungkapnya, Minggu (5/3/2023)
Berdasarkan data yang dihimpun sementara, sebanyak 297 warga masih bertahan di dua titik.
Baca juga: Presiden Jokowi Beri Waktu 2 Hari ke Pertamina dan Pj Gubernur DKI Selesaikan Masalah Depo Pertamina
Namun, berdasarkan data RPTRA Rasela dan PMI Jakut, data per 5 Maret 2023, ada 421 orang yang masih mengungsi.
Diketahui, Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara kebakaran pada Jumat (3/3/2023) malam.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.16 WIB.
Belasan Orang Meninggal Dunia
Akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang, belasan orang dikabarkan meninggal dunia.
Hingga Sabtu (4/3/2023) malam, Posko Koramil Koja 01 mencatat sebanyak 19 orang meninggal dunia.
Sementara tiga orang masih tertimbun reruntuhan.
Sedikitnya ada 516 orang terdampak dan sedang mengungsi di RPTRA Rasela, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara.
Pengelola RPTRA Rasela, Febri Anna mengatakan, para pengungsi terdiri dari orang dewasa dan sebagian lanjut usia, balita, hingga ibu hamil.
"Sejauh ini yang diungsikan di RPTRA Rasela ada 516 jiwa. Itu 140 KK, lansia ada 28 orang, balita 41 orang, serta ibu hamil empat orang," kata Febri Anna.
Adapun para korban terdampak tidur di dalam tenda-tenda yang dibuka berbagai instansi, seperti BPBD DKI Jakarta, Polri, dan TNI.
Anies Baswedan Jadi Sorotan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.