Berita Merangin

Anak Dianiaya hingga Tewas oleh Ibu Kandung di Merangin Ternyata Sering Dipukuli dan Dikurung

D (5) anak laki-laki yang dianiaya hingga tewas oleh Widya (34) ibu kandung di Merangin, ternyata sering dipukuli oleh dipukuli.

Penulis: Solehan | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Solehan Syaf
Pelaku penganiayaan anak kandung di Merangin hingga tewas. Faktor ekonomi dan mirip mantan suami diakui sebabagi penyebabnya. 

TRIBUNJAMBI.COM, MERANGIN - D (5) anak laki-laki yang dianiaya hingga tewas oleh Widya (34) ibu kandung di Merangin, ternyata sering dipukuli oleh dipukuli.

Hal ini diungkap Kapolres Merangin AKBP Dewa Arinata menyebut, bahwa warga sekitar rumah kontrakan Winda, sering melihat korban Depano dikurung saat tersangka Winda pergi bekerja.

Selain itu warga juga sering melihat korban Depano berjalan dengan kaki yang kurang normal, padahal setahu warga, Depano sebelumnya tidak mengalami permasalahan saat berjalan.

"Jadi pemukulan terhadap korban sudah sering dilakukan oleh Winda, sehingga tetangga sering melihat korban mengalami sejumlah luka," kata AKBP Dewa, Senin (27/2/2023).

Sebelumnya, seorang ibu di Kabupaten Merangin, tega menganiaya anak kandungnya hingga tewas, Jumat (24/2/2023) kemarin.
Ibu tersebut diketahui bernama Winda (34) Warga RT 04 RW 09 Kelurahan Pasar atas Bangko Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin.

Winda menganiaya anak kandungnya, dengan cara memukuli dengan sapu hingga keadaan anaknya kritis dan langsung di larikan ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Klonel Abundjani Bangko.

Setelah mendapatkan Perawatan Intensif di (RSUD) Kolonel Abunjani Bangko, Korban bernama Depano (7) akhirnya menghembuskan napas terakhir di Ruangan IGD RSUD Kolonel Abundjani Bangko.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Bupati Bungo Mashuri Siap Maju Pilgub Jambi 2024

Baca juga: Ucapan Kagum Syahrini untuk Sang Suami: Karena kamu aku tertawa

Baca juga: Zlatan Ibrahimovic Ungkap Pengorbanan untuk AC Milan, dari Cedera hingga Potong Gaji

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved