Berita Selebriti

Farhat Abbas Tak Terima Richard Eliezer Dihukum 1,6 Tahun Penjara: Dia Jujur Karena Takut Dipecat

Setelah tak terima Ferdy Sambo dihukum mati, kini Farhat Abbas juga tak rela jika Richard Eliezer dihukum 1,6 tahun penjara.

Penulis: Rohmayana | Editor: Rohmayana
ist
Farhat Abbas Tak Terima Richard Eliezer Dihukum 1,6 Tahun Penjara: Dia Jujur Karena Takut Dipecat 

 

TRIBUNJAMBI.COM- Setelah tak terima Ferdy Sambo dihukum mati, kini Farhat Abbas juga tak rela jika Richard Eliezer dihukum 1,6 tahun penjara.

Bagi Farhat Abbas, sosok Richard Eliezer yang seharusnya dihukum mati.

Karena Richard Eliezer yang sudah menembak Brigadir Yosua hingga mati.

“Yang tidak menembak 20, 15, 13 tahun, penembak utama 1,5 tahun,” tulis Farhat Abbas

Baginya Richard Eliezer berani jujur lantaran merasa ketakutan.

“Boleh-boleh saja hakim pak Dewo menghukum penembak 1,5 tahun, tapi bagi saya penembak mati itu seumur hidup akan ketakutan dan dihantui roh yang dia tembak,” sambungnya.

Baca juga: Farhat Abbas Tak Terima Ferdy Sambo Dihukum Mati: Hakim Nggak Adil!

Baca juga: Nikita Mirzani Diserang Warganet Gegara Tak Terima Ferdy Sambo Dihukum Mati: Gak Ada Bekingan Lu!

Baca juga: Kiky Saputri Puji Wahyu Iman Santoso, Hakim yang Vonis Mati Ferdy Sambo: Gagah Menegakkan Keadilan

Ia juga tetap membela Ferdy Sambo tang dianggapnya telah membela istrinya dari pelecehan seksual.

“Jenderal jantan yang berani membela Istri dihukum mati sama Dewo hakim setelah disuntik vaksi kuat dan galak, ya ampun,” tulisnya.

Farhat Abbas mengira jika hakim Wahyu Imam Santoso akan berterimakasih dengan semua saksi yang sudah jujur.

“Cuma Terimakasihnya cuma sama satu saksi yang jujur dan berani,” kata Farhat Abbas.

Padahal Menurut Farhat Abbas, Richard Eliezer jujur lantaran takut dihukum mati.

“Padahal saksi penembak ini takut mati, takut dipecat, faktanya dia jahat, dia membunuh,” pungkasnya.

Baca juga: Nikita Mirzani Kecewa Ferdy Sambo Dihukum Mati: Hanya Tuhan yang Berhak Mencabut Nyawa Manusia!

Farhat Abbas dan Ferdy Sambo
Farhat Abbas dan Ferdy Sambo (ist)

Farhat Abbas Tak Terima Ferdy Sambo Dihukum Mati

Farhat Abbas mengungkap kekecewaannya karena Ferdy Sambo dijatuhi hukuman mati oleh hakim.

Sejak awal, Farhat Abbas terang-terangan seperti membela Ferdy Sambo yang telah menghilangkan nyawa Brigadir Yosua.

Baginya keputusan hakim menjatuhkan hukuman mati ke Ferdy Sambo sangatlah tidak adil.

“Putusan tingkat Dewo, yang bunuh dihukum ringan, yang istrinya diganggu dihukum mati,” tulis Farhat Abbas melalui akun Instagram pribadinya.

Menurut Farhat Abbas keputusan yang diambil oleh Hakim Wahyu Imam Santoso bukan atas dasar perbuatan yang sebenarnya terjadi.

Baca juga: Farhat Abbas Prihatin Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Kecewa dengan Kinerja Pengacara

Melainkan hukuman dijatuhkan atas pendapat orang banyak dan opini publik.

“Semua mendesak dan bermain opini, mulai dari Menko sampai mantan hakim Agung juga menggiring opini,” sebut Farhat Abbas.

Namun dirinya yakin jika jaksa aja mengajukan banding atas hukuman tersebut.

“Saya percaya sama JPU yang hebat-hebat yang pasti banding-banding dan mempertahankan tuntutannya,” sambung Darhaf Abbas.

Ia percaya bahwa jaksa merupakan profesi wakil negara yang akan menegakkan keadilan.

“JPU adalah wakil negara yang tidak akan membiarkan Sambo dan nyonya diperlakukan tidak adil,” tulisnya.

Hingga ia menyindir nama hakim Wahyu Imam Santoso yang ia tuding terlalu banyak ditemani wanita.

“Gini nih jadinya kalau yang megang palu nongkrong dan kemana-mana dianterin atau ditemani awewek. Keadilan bergantung dari bisikan manis, bukan bisikan langit, hukumannya aja yang Selangit,” kata Farhat Abbas. (*)

Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kasus Ferdy Sambo Belum Usai, Kini Mantan Kadiv Propam Terseret Kasus Pencurian dan TPPU

Baca juga: Farhat Abbas Tak Terima Ferdy Sambo Dihukum Mati: Hakim Nggak Adil!

Baca juga: Foto Kiky Saputri Bareng Hakim yang Vonis Hukum Mati Ferdy Sambo Disorot, Ayah Mertua?

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved