Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

'Mas, Berubahlah Ingat Kondisi Ibu', Penangkapan Terduga Teroris di Sleman

Seorang terduga teroris berinisial AW, warga Jogopaten, Pandowoharjo, Kabupaten Sleman ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri pada Minggu (22/1).

Editor: Fifi Suryani
ist
Rumah terduga teroris di Sleman digerebek tim Densus 88 dan anti teror Polda DIY 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Seorang terduga teroris berinisial AW, warga Jogopaten, Pandowoharjo, Kabupaten Sleman ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri pada Minggu (22/1). Pria berusia 38 tahun yang berprofesi ojek online (Ojol) itu selama ini dikenal beraktivitas normal seperti masyarakat pada umumnya.

Pihak keluarga pun mengaku kaget dengan kabar penangkapan tersebut. "(Pas kejadian) Saya kerja. Jam 06.00 WIB masuk kerja. Pulang jam 17.00. Saya pulang dikabari sama Pak RT, saya kaget. Ndak tau, ada kejadian seperti itu," kata Uki Septrianto, sang adik yang juga tinggal serumah dengan AW, ditemui di rumahnya, Senin(23/1).

AW memiliki dua adik. Uki merupakan adik kedua atau yang terakhir.Ia menyampaikan, pihak keluarga tidak tahu menahu dengan barang bukti yang diamankan pihak Kepolisian dari dalam rumahnya.

Sebab, di dalam rumah, AW memiliki kamar sendiri yang berada di bagian depan, dan anggota keluarga jarang ada yang masuk ke dalam kamar tersebut.  Menurut Uki, kehidupan AW dalam keseharian biasa, selayaknya masyarakat pada umumnya. Jika ada orang meninggal, datang melayat. Ada acara kenduri juga datang. Bahkan saat kerja bakti warga.

Tiap pagi, diceritakan dia, aktivitas AW mencari nafkah dengan menjadi driver ojek online. Kadang dapat penumpang, kadangkala hingga siang juga tidak dapat. Untuk kebutuhan sehari-hari di rumah, Ia dan AW mencukupinya secara bergantian.

"Untuk kebutuhan sehari-hari kita gantian. Misalnya, beli listrik. Nanti kalau saya ada, ya saya. Dan Mas saya ada, ya Mas saya, karena kan ngojek nggak tentu," kata dia.

Ketika dapat kabar dari ketua RT bahwa kakaknya ditangkap polisi, Uki mengaku kaget. Saat itu, yang Ia khawatirkan cuma satu, yaitu kesehatan sang ibu yang sudah tua dan sakit.  Di samping itu, Ia juga khawatir penangkapan kakaknya sebagai terduga teroris akan berdampak sosial di masyarakat.

Ia takut keluarganya dikucilkan. Padahal, kata Uki, apa yang dilakukan AW adalah urusan pribadi. Pihak keluarga disebutnya tidak tahu menahu. Uki berharap, sang Kakak bisa berubah.

"Harapan saya buat Mas, berubahlah. Jangan tertutup atau gimana. Dia itu kan ya seperti biasa (pada umumnya), tapi kita ndak tahu yang di dalamnya apa saja, kita nggak tahu. (Harapan saya) Terbuka. Kemudian mengingat ibu, kondisi ibu," kata dia.

Polisi Geledah

Polisi kembali melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris AW kemarin. Hasilnya, ditemukan lagi serbuk diduga bahan bom dalam wadah menyerupai kendi yang disimpan di kamar terduga.

"Barusan dilakukan tambahan pencarian barang bukti, dan tadi ditemukan lagi. Semacam serbuk di dalam (wadah) kayak bejana. Kayak kendi lah. Ditemukan di dalam kamar (terduga)," kata Dukuh Jetis Jogopaten, Agus Suwardana. Menurutnya, ada sembilan petugas yang hari ini melakukan penggeledahan di rumah terduga. Petugas tersebut berasal dari Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng dan INAFIS Polda DIY.

Ia bersama Ketua RT setempat dan penghuni rumah yang diwakili adik AW diminta menyaksikan penggeledahan tersebut.  Penggeledahan menyasar pada beberapa tempat yaitu di kamar AW dan bagian belakang rumah. Di bagian belakang negatif. Petugas tidak menemukan apa-apa.

Selain itu, petugas juga menemukan semacam swab residu yang digunakan untuk mendeteksi apakah serbuk tersebut bahan peledak atau bukan. Swab tersebut tersimpan dalam amplop.

Menurutnya, penggeledahan tersebut berlangsung selama 45 menit.Dimulai dari pukul 14.00 dan berakhir pada 14.45 WIB. Meski menemukan serbuk namun, kata Agus, polisi tidak langsung membawa serbuk tersebut. Petugas hanya membawa sampelnya saja.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved