Sidang Ferdy Sambo

Ferdy Sambo Ungkap Putri Candrawati Marah Karena Dilibatkan pada Skenario Tewasnya Yosua

Ferdy Sambo diperiksa sebagai terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua, Selasa (10/1/2023).

Editor: Suci Rahayu PK
Kompas TV
Ferdy Sambo diperiksa sebagai terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua, Selasa (10/1/2023). 

TRIBUNJAMBI.COM - Ferdy Sambo diperiksa sebagai terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua, Selasa (10/1/2023).

Pada pemeriksaan itu, Ferdy Sambo mengungkapkan jika istrinya, Putri Candrawati marah karena Sambo menyeretnya pada skenario tewasnya Brigadir Yosua.

Ini terjadi sehari setelah Brigadir Yosua tewas, yakni pada 9 Juli 2022.

Ferdy Sambo bercerita, pada tanggal 9 Juli 2022 pagi, sang istri menanyakan apa yang terjadi di hari sebelumnya.

Sambo pun mengaku menjelaskan skenario tewasnya Brigadir Yosua yakni adanya tembak-menembak antara Brigadir Yosua dan Bharada E karena diawali adanya peristiwa pelecehan seksual kepada Putri Candrawati.

Sambo juga menjelaskan kepada sang istri bahwa ia telah menyampaikan skenario tersebut kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ferdy Sambo mengatakan Putri Candrawati tak terima dan memarahi dirinya.

Baca juga: Punya 2 Istri, Pria di Bogor Tega Rudapaksa Anak Kandung Berusia 14 Tahun, Beraksi Sejak Juli 2022

Baca juga: Mantan Istri Ferry Irawan Ternyata Sempat Beri Peringatan ke Venna Melinda: Awas Dia Itu Kasar!

“Istri saya marah Yang Mulia. Istri saya menyampaikan 'dari awal saya enggak mau ini diketahui orang peristiwa di Magelang, kenapa kamu libatkan saya?” kata Ferdy Sambo menirukan percakapan dengan istrinya.

Sambo lalu menjelaskan kepada sang istri bahwa tidak mungkin ada peristiwa tembak-menembak tanpa ada penyebabnya.

Sambo lalu mencoba melibatkan sang istri dalam skenario tersebut.

Namun ternyata Putri Candrawathi tetap tidak terima.

"Karena ada istri saya di situ, saya coba masukkan lah ke dalam cerita itu, istri saya tetap tidak terima,” kata Ferdy Sambo, mengutip Kompas TV.

Sambo pun menyampaikan bahwa dirinya siap bertanggung jawab.

Dia juga merasa bersalah karena telah melibatkan sang istri dalam skenarionya.

“Makanya saya sangat berdosa melibatkan dalam skenario ini," kata Ferdy Sambo.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved