Sidang Ferdy Sambo

Akun Instagram Reni Kusumowardhani Ahli Psikologi Forensik Diserang Netizen

Akun instagram Reni Kusumowardhani dibanjiri komentar negatif, setelah memberikan keterangan sebagai ahli psikologi forensi pada sidang ferdy sambo

Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
CAPTURE KOMPAS TV
Ahli Psikologi Forensik, Reni Kusumowardhani, saat memberi keterangan sebagai ahli, di sidang pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, Rabu (21/12/2022) 

Reni mengakui memang jarang ada korban pemerkosaan yang mau bertemu pelaku, tapi dilihat dari profil Putri Candrawati, ada kemungkinan korban masih mau bertemu dengan pelaku.

Pada keterangannya juga, dia mengatakan pada masa kecil, Yosua dikenal sebagai anak yang baik.

Namun sejak menjadi kepala rumah tangga, ucap dia, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap keluarga dan teman dekat, mulai ada perubahan.

"Mulai jarang telepon," ucapnya tentang perubahan pada diri anak dari Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak itu.

Dia menyebut ADC juga mengatatakan ada beberapa perilaku.

"Itu yang kami dalami dari beberapa orang yang secara konsisten memberi penilaian," ungkapnya.

Baca juga: Menurut Ahli, Kepribadian Ferdy Sambo Butuh Dukungan untuk Mengambil Keputusan Besar

Simpulan Hasil Pemeriksaan

Para pihak yang diperiksa yakni Ferdy sambo, Richard Eliezer, Ricky Rizal, Putri Candrawati, dan Kuat Maruf serta para saksi cukup memiliki kompetensi psikologis dalam memberikan keterangan untuk kepentingan pemeriksaan psikologi

Namun dijumpai pada beberapa orang seperti Susi kecerdasannya memang di bawah sampai sangat rendah, daya ingatnya juga tidak terlalu baik.

Para terdakwa memiliki kompetensi psikologis untuk mengikuti proses peradilan

Resume data peristiwa dan tentang gambaran umum serta profil psikologi tersangka secara umum dapat diterima sebagai dasar untuk analisis profil psychologist termasuk dalam kaitannya dengan peristiwa dugaan tindak pidana pembunuhan.

Ada keterbatasan data untuk menarik kesimpulan profil psilogis Nofriansyah Yosua Hutabarat karena yang bersangkutan sudah meninggal dunia.

Meskipun demikian diperoleh informasi konsisten dari para informan dan tersangka mengenai beberapa hal.

Kecerdasannya diduga tergolong rata-rata dan juga berfungsi dalam batas normal.

Tidak dijumpai adanya riwayat tingkah laku Yosua dalam melanggar aturan, terlibat perkelahian, dan penyalahgunaan narkotika.

Masa kecil sampai di usia remaja dikenal sebagai anak dengan karakter yang baik, yang aktif dalam berbagai kegiatan positif di lingkungannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved