Jumat, 5 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Seorang Wanita Teriak dan Beritahu Rumah Bandar Sabu-sabu saat Polisi Razia di Desa Pulau Kayu Aro

Aksi seorang ibu-ibu saat penggerebekan diduga kawasan kampung narkoba, di Desa Pulau Kayu Aro, Sengeti, Muaro Jambi, pada Senin (12/12/2022)...

Tayang:
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Aryo Tondang
Tim gabungan Ditresnarkoba Polda Jambi menggerebek kawasan diduga kampung narkoba yakni Pulau Kayu Aro, Muaro Jambi, pada Senin (12/12/2022) pagi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Aksi seorang ibu-ibu saat penggerebekan diduga kawasan kampung narkoba, di Desa Pulau Kayu Aro, Sengeti, Muaro Jambi, pada Senin (12/12/2022) siang menarik perhatian petugas.

Pasalnya, saat tim gabungan dari Ditresnatkoba, Biddokkes, Brimob dan Sabara Polda Jambi menggerebek base camp narkoba, seorang ibu tiba-tiba teriak memanggil petugas.

Ia memanggil polisi, sesaat setelah anaknya dikejar ketika berada di dalam base camp.

Dalam teriakannya, ia menyebut bahwa anaknya hanya sebagai pengguna narkoba, sehingga ia mengarahkan pihak kepolisian untuk menggeledah rumah yang ia sebut sebagai rumah bandar sabu-sabu.

"Pak sini pak, anak saya cuman pemake dia lari karena banyak mobil polisi," kata wanita tersebut, sembari memanggil petugas untuk mengarah ke padanya.

"Itu nah, rumah putih sana, dia yang jual, kalau anak saya cuman pemake," tambahnya.

Wadirresnarkoba Polda Jambi, AKBP Zulkarnain Harahap, dan Kasubdit III, AKBP Mat Sanusi kemudian menghampiri wanita tersebut.

Dengan nada tinggi, wanita tersebut mengarahkan petugas untuk menggeledah rumah yang ia sebut penjual sabu-sabu.

"Sayo sudah kasi tahu, silahkan itu rumahnyo," tambah wanita tersebut.

Aksi wanita tersebut, spontan menarik perhatian warga sekitar. Pasalnya, teriakan wanita tersebut terdengar cukup kuat.

Mendapat informasi, petugas kemudian memeriksa rumah yang disebut wanita itu. Namun, polisi tidak bisa mengakses masuk, karena penghuni rumah kosong, dan pintu terkunci rapat.

Ternyata tak sampai di situ, saat petugas mendatangi rumah yang disebut, seorang wanita lainnya mendekat ke petugas dan membantah keterangan wanita yang menuduh pemilik rumah tersebut sebagai penjual.

Dia justru menuduh, wanita yang berteriak sebelumnya hanya melindungi anaknya saja, yang juga menjual sabu-sabu.

"Ini rumah ponakan saya pak, yang tadi teriak-teriak itu, anaknya bukan pemake tapi menjual juga," tutupnya.

Saat itu, petugas berupaya menampung informasi yang diterima masyarakat, sebagai tindak lanjut pengembangan ke depannya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved