Gempa Cianjur

Tak Punya BPJS, Bocah 3 Tahun Korban Gempa Cianjur Diduga Ditolak Rumah Sakit

Tidak menggunakan BPJS Kesehatan, bocah 3 tahun korban gempa Cinjur diduga ditolak rumah sakit

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Heri Prihartono
Istimewa
Seorang bocah 3 tahun korban gempa Cinjur diduga ditolak rumah sakit karena penangannya tidak menggunakan BPJS Kesehatan. 

"Yang saya pikirkan, saya minta rujukan ke faskes 1. Walau pertolongan pertama sudah dilakukan, hanya saja kami ingin adanya tindakan lanjutan, semisal rontgen dan CT scan. Karena ini kepala dan ini anak kecil," imbuhnya.

Di tengah perjalanan, jahitan kepala Ibriz yang belum kering, mendadak mengeluarkan darah.

Baju balita tersebut menjadi basah karena darah.

Sebelum membawa ke rumah sakit yang besar, Rufaidah mendatangi sebuah klinik di Citeureup dan meminta surat rujukan.

Dari pihak klinik, Rufaidah dirujuk ke sebuah rumah sakit swasta yang lokasinya tidak jauh.

"Nah dari Cianjur kita lewat jonggol, jahitan kepala anak saya yang belum kering itu rembes. Darah membasahi bajunya," kata Rufaidah.

"Pikiran saya adalah saya harus minta rujukan ke faskes 1 di Klinik Insani Citeureup,"

"Karena melihat kondisi anak saya penuh dengan darah, akhirnya dirujuk ke sebuah rumah sakit swasta yang berada di dekat Klinik Insani," imbuhnya.

Setibanya di rumah sakit swasta tersebut, luka yang ada di kepala Ibriz dibersihkan dan diperban kembali.

Namun pihak rumah sakit itu menolak untuk melakukan perawatan lebih lanjut kepada Ibriz.

Baca juga: Sambangi 3 Desa, Jurnalis Jakarta Utara Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Cianjur

Alasannya karena pasien korban bencana alam tidak dapat dicover BPJS Kesehatan.

"Kami dilayani ditangani diperban ulang dirapikan dibersihkan, namun untuk tindak lanjut keperatawan kami ditolak dengan alasan korban bencana tidak dikover BPJS," ucap Rufaidah.

"Dari situ kami pulang, di rumah sakit tersebut tidak ditolak mentah-mentah, tetap dilayani,"

"Jadi memang yang ditolak untuk tindakan lanjutnya, seperti di CT Scan, rontgen dan lain-lain,"

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved