Berita Tebo
Warga Tambun Arang Tebo Persoalkan Normalisasi Keringkan Sawah
Warga Desa Tambun Arang Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo keluhkan soal lahan pertanian mereka kini tidak dapat lagi diolah dengan baik.
Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, TEBO - Warga Desa Tambun Arang Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo keluhkan soal lahan pertanian mereka kini tidak dapat lagi diolah dengan baik.
Pasalnya, pada musim penghujan banjir, kemudian ketika kemarau tempat mereka bercocok tanam kering.
Khusairi Ketua LPM Tambun Arang, memgatakan, ini merupakan efek dari normalisasi sungai drainase Kota Tebo saat ini lahan pertanian mereka sulit di garap.
Hal itu disampaikan pada saat silaturhami dengan Penjabat Bupati Tebo H Aspan
"Dak biso diolah, ini bagaimana program pemerintah malah seperti ini," katanya Rabu (9/11/2022).
Dirinya berharap Pj Bupati Tebo mempertanyakan hal ini ke pemerintah pusat soal program. Dia bersama masyarakat berharap lahan pertanian dapat di manfaatkan kembali.
"Kini tanah kering, kalau hujan air dari Batanghari masuk, pintu air tidak bisa digunakan," ungkapnya.
Mendengarkan ini, Pj Bupati Tebo H. Aspan, Perintahkan Kabid Sumber Daya Air (SDA), untuk siapkan dokumentasinya titik yang menjadi keluhan masyarakat
Kata dia, bagaimana mungkin program yang seharusnya bermanfaat malah menyusahkan masyarakat. Oleh karena itu pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian.
"Kita akan tanyakan ke kementerian," singkat Pj Bupati.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Dua Pengedar dan Bandar Sabu di Sarolangun Diringkus Polisi
Baca juga: Bupati Cup 2022 Resmi Dimulai di Tanjabbar
Baca juga: Tak Bisa Hidup Tanpa Nagita Slavina, Raffi Ahmad: Lebih Baik Aku Dipanggil Duluan Sama Allah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Khusairi-Ketua-LPM-Tambun-Arang.jpg)