Rabu, 3 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tebo

Dua desa di Tebo Ilir Keluhkan Penyempitan Daratan Hampir Longsor

Dua desa di Kecamatan Tebo Ilir, melaporkan soal longsor nya tebing sungai Batanghari yang berada di lingkungan mereka.

Tayang:
Penulis: Sopianto | Editor: Teguh Suprayitno
Ist
Salah satu warga Desa Sungai Aro, Kecamatan Tebo Ilir Menyampaikan Keluhan pada saat Pj Bupati Tebo berkunjung. 

TRIBUNIAMBI.COM MUARA TEBO - Dua desa di Kecamatan Tebo Ilir, melaporkan soal longsor nya tebing sungai Batanghari yang berada di lingkungan mereka.

Pertama penyempitan daratan ini terjadi di Desa Sungai Aro dan Betung Berdarah Barat.

Pertama disampaikan oleh Weli Wenas Kepala Desa Sungai Aro Kecamatan Tebo Ilir, yang mendapat laporan dari Kadus 1 Sungai Aro, soal tebing yang longsor hampir memakan bahu jalan.

"Tinggal 2 meter lagi Tebing Sungai Batanghari," ungkapnya kepada Pj Bupati ketika turun ke desa Sabtu (29/10/2022). 

Kata dia, soal tebing Sungai Batanghari yang longsor ini, panjang tebing diperkirakan sepanjang 1,5 KM.Dengan kondisi yang cukup menghawatirkan masyarakat berharap ada penanganan dari pemerintah.

Hal juga disampaikan Imam sargawai salah satu tokoh masyarakat Desa Betung Berdarah Barat.

Kata dia, Desa Betung Barat juga terjadi penyempitan dataran. Tebing sepanjang 2 KM diperkirakan sudah longsor ke sungai Batanghari.

Baca juga: Edi Purwanto Terus Fokus Selesaikan Konflik-Konflik Lahan di Jambi

Baca juga: Warga Korban Angin Puting Beliung Tanjung Jabung Timur, Dikabarkan Rugi Jutaan Rupiah

"Jalan terus dak sampai lagi 3 meter, Makam sedepo lagi masuk sungai Dusun 2 Desa Betung Berdarah Barat, "kata dia. 

Soal aduan masyarakat tersebut Penjabat (Pj) Bupati Tebo H Aspan mengatakan, sebelumnya Pemkab Tebo sudah mengajukan ke kementerian soal penanganan di daerah aliran sungai Batanghari, tentang pembangunan turap.

"Kita upayakan ajukan ke pusat,"katanya.

Namun, untuk itu dikarenakan anggaran negara yang digunakan. Aspan mengintruksikan kepada desa untuk meginvetarisir daerah yang mengalami penyempitan. Nantinya akan diusulkan untuk ditangani.

"Kito usul belum tentu dapat, apalagi kalau tidak usul. Makanya sampaikan agar diajukan," pungkasnya (*)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved