Advertorial

Percepatan Penurunan Stunting Batanghari, Fadhil Arief Minta TPPS Optimalkan Program Inovasi Daerah

Berita Jambi, Pemerintah Kabupaten Batanghari menggelar Fasilitasi Rapat Technical Assitant (TA) Percepatan Penurunan Stunting bersama Mitra Kerja

Penulis: A Musawira | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Musawira
Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief membuka kegiatan Fasilitasi Rapat Technical Assitant (TA) Percepatan Penurunan Stunting bersama Mitra Kerja Kabupaten Batanghari 2022, pada Senin (17/10/2022). 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pemerintah Kabupaten Batanghari menggelar Fasilitasi Rapat Technical Assitant (TA) Percepatan Penurunan Stunting bersama Mitra Kerja Kabupaten Batanghari 2022, pada Senin (17/10/2022).

Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini, melalui acara ini tercipta komitmen dari seluruh pihak yang hadir dalam menanggulangi permasalahan stunting di Kabupaten Batanghari.

Program yang dirancang secara bersama-sama dapat direalisasikan dengan baik untuk mencapai target penurunan stunting pada 2024 sebesar 14 persen yang ditelah ditetapkan.

Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief membuka kegiatan Fasilitasi Rapat Technical Assitant (TA) Percepatan Penurunan Stunting bersama Mitra Kerja Kabupaten Batanghari 2022, pada Senin (17/10/2022).
Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief membuka kegiatan Fasilitasi Rapat Technical Assitant (TA) Percepatan Penurunan Stunting bersama Mitra Kerja Kabupaten Batanghari 2022, pada Senin (17/10/2022). (Tribunjambi.com/Musawira)

Kabupaten Batanghari adalah daerah ke 32 sebagai perluasan kabupaten/kota lokasi fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi 2022 berdasarkan SK Kepala Bappenas yang diterima Pemkab Batanghari.

“Tujuan dari Technical Assistant pada hari ini adalah merupakan komitmen kita bersama dan terjalinnya koordinasi antara stakeholder terkait,” katanya di Ruang Pola Kantor Bupati Batanghari usai mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Batanghari 2022.

Tim TPPS Kabupaten Batanghari dan TPPS Provinsi Jambi, Bupati berharap, sinergitas antara TPPS Provinsi dan TPPS Kabupaten dapat dioptimalkan untuk mendapatkan hasil terbaik.

“Stunting tidak hanya mengenai pertumbuhan fisik anak yang terhambat, namun juga berkaitan dengan perkembanganan otak yang kurang maksimal hal ini menyebabkan kemampuan mental dan belajar di bawah rata-rata, bisa berakibat prestasi belajar yang buruk,” ujarnya.

Baca juga: Delapan Parpol Baru di Tebo Sedang Lakukan Verfak oleh KPU

Baca juga: DPRD Provinsi Jambi Soroti Persolan Aksi Geng Motor Resahkan Masyarakat, Ini Harus Ditindaklanjuti

Fadhil berujar kunci pencegahan stunting adalah seribu hari pertama kehidupan (HPK) sehingga perhatian kepada ibu hamil serta balita di bawah umur dua tahun perlu diupayakan, serta intervensi remaja putri dan calon pengantin untuk menciptakan generasi yang cerdas, sehat dan berprestasi.

“Intervensi stunting tidak hanya dilakukan oleh sektor kesehatan saja, tingkat keberhasilan program penurunan stunting sangat dipengaruhi sektor non kesehatan dengan proposi dukungan mencapai 70 persen. Untuk itu perlu dilakukan melalui pendekatan multi sektor dan multi pihak melalui pentahelix yaitu menyediakan platform kerjasama antara pemerintah dan unsur pemangku kepentingan dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat dan media,” ujarnya.

Adapun dukungan daerah dalam upaya penurunan stunting dikatakan Fadhil diantaranya pembangunan sanitasi, air bersih, pembangunan infrastruktur, penyediaan pangan aman yang bergizi, pemberdayaan masyarakat dalam pemahaman pencegahan, kepedulian dan peran pencegahan stunting.

Terkait dengan percepatan delapan langkah konvergensi, gizi menjadi prioritas yang tidak bisa diabaikan, pemerintah daerah tetap berkewajiban untuk menjamin kecukupan gizi masyarakat.

“Saya minta seluruh perangkat daerah dan stakeholder terkait untuk dapat melakukan inovasi-inovasi dengan menggunakan kearifan lokal agar upaya pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan anak balita agar terpenuhi, dan Kabupaten Batanghari dapat bebas dari kasus stunting dan tentunya bermuara pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing,” ucapnya.

Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief membuka kegiatan Fasilitasi Rapat Technical Assitant (TA) Percepatan Penurunan Stunting bersama Mitra Kerja Kabupaten Batanghari 2022, pada Senin (17/10/2022).
Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief membuka kegiatan Fasilitasi Rapat Technical Assitant (TA) Percepatan Penurunan Stunting bersama Mitra Kerja Kabupaten Batanghari 2022, pada Senin (17/10/2022). (Tribunjambi.com/Musawira)

Kepada TPPS Kabupaten Batanghari yang akan dikukuhkan, mari tekadkan dan berkomitmen bersama-sama untuk berperan aktif dalam percepatan penurunan stunting, bertanggung jawab terhadap kegiatan Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Batanghari.

Dimulai dengan mendorong kebijakan strategi komunikasi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Batanghari, mulai dari menyusun dan menyosialisasikan kebijakan daerah.

Mengawal konsistensi program/kegiatan KUA/PPAS dan RKPD yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Batanghari dan melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Batanghari.

Serta optimalisasi program-program inovasi daerah seperti Program Dokter Tangguh, Rumah Bunda Tangguh, Motivator Tangguh, Penyuluh Pertanian Tangguh dan Pelatih Olah Raga Tangguh serta program-program inovasi Batanghari lainnya.

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Tanjabtim Tergolong Stabil, Ayam Potong Rp 33 Ribu per Kg

Baca juga: Ayah Lesti Kejora yang Laporkan Rizky Billar, Tudingan Leslar Prank se-Indonesia Terbantahkan

Selaku kepala daerah, ia mengucapkan terima kasih kepada lembaga filantropy Tanoto Foundation yang telah bekerja sama dari 2018 hingga saat ini dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan melalui program praktik baik Program Pintar.

“Dan beberapa waktu yang lalu, saya telah perintahkan TPPS Kabupaten Batanghari, untuk segera memperluas kerjasama dalam program penurunan stunting di Kabupaten Batanghari, khususnya terhadap penawaran modul pelatihan komunikasi perubahan perilaku untuk percepatan pencegahan stunting bagi tenaga Da’i dan tokoh adat di Desa dan Kelurahan,”

“Terkahir, Saya juga meminta Kepada Perangkat daerah selaku koordinator CSR, agar segera mengadakan rapat koordinasi dalam pertemuan Forum TJSLP dengan perusahaan di lingkungan Kabupaten Batang Hari, agar bisa berperan serta menjadi Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS),” katanya.

Kegiatan Fasilitasi Rapat Technical Assitant (TA) Percepatan Penurunan Stunting bersama Mitra Kerja Kabupaten Batanghari 2022 turut dihadiri Munawar Ibrahim Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Selaku Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Jambi, Wakil Bupati Batanghari, Sekretaris Daerah Kabupaten Batanghari, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Batanghari.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Batanghari, Kepala BPS Kabupaten Batanghari, Kepala BPJS Kesehatan Batanghari, Pimpinan Cabang Bank Jambi dan Direktur PDAM, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batanghari, para camat dan Kades/Lurah sebagai lokus Desa/Kelurahan dalam Kabupaten Batanghari dan para tamu undangan.

Acara ini dilanjutkan dengan pemaparan oleh Wakil Bupati Batanghari sebagai Ketua Pelakasanan TPPS Strategi dan Inovasi Daerah Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Batanghari dan Kepala Bappeda sebagai Wakil Ketua Pelaksanan TPPS Kabupaten Batanghari. (Tribunjambi.com/Musawira)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Delapan Parpol Baru di Tebo Sedang Lakukan Verfak oleh KPU

Baca juga: DPRD Provinsi Jambi Soroti Persolan Aksi Geng Motor Resahkan Masyarakat, Ini Harus Ditindaklanjuti

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Tanjabtim Tergolong Stabil, Ayam Potong Rp 33 Ribu per Kg

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved