Berita Kota Jambi

Operasi Zebra di Jambi Dimulai 3 Oktober, Polisi Sasar Pengendara di Bawah Umur Hingga Bonceng Tiga

Kombes Pol Dhafi menjelaskan, personel yang terlibat dalam operasi ini tidak hanya dari personel Ditlantas saja.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rahimin
Tribunjambi/Samsul Bahri
Ilustrasi Operasi Zebra - Operasi Zebra di Jambi Dimulai 3 Oktober, Polisi Sasar Pengendara di Bawah Umur Hingga Bonceng Tiga 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi dan jajaran akan mengerahkan 691 personel dalam Operasi Zebra Siginjai Polda Jambi 2022.

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi mengatakan, Operasi Zebra resmi dimulai pada 3 Oktober hingga 16 Oktober 2022 atau berlangsung selama 14 hari.

Kombes Pol Dhafi menjelaskan, personel yang terlibat dalam operasi ini tidak hanya dari personel Ditlantas saja.

Namun, ada dari satuan kerja lainnya, mulai dari Sabhara, Intelejen, Pamobvit, serta stake holder lainya, yakni Dishub, hingga Satpop PP.

"Ya, kita akan kerahkan 691 personel yang akan berjalan pada 03 Oktober selama 14 hari," kata Kombes Pol Dhafi, Jumat (30/9/2022).

Operasi Zebra ini akan menyasar pengendara yang tidak mengenakan helm dan helm yang tidak standar SNI, melanggar rambu-rambu lalu lintas.

Kemudian yang tidak mengenakan safety belt untuk kendaraan roda empat dan seterusnya, berkendara dengan kondisi mengantuk dan mabuk, berboncengan lebih dari satu orang.

"Yang penting juga kita akan memantau dan akan menindak anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor, seperti kemarin ada korban jiwa usia 13 tahun dalam kecelakaan di Pal 10, dan yang bonceng lebih dari 2, ada 3 atau 4 orang satu motor," katanya.

Kombes Pol Dhafi melanjutkan, untuk pelaksanaan Operasi Zebra ini sendiri tidak melakukan razia, seperti pada umumnya.

Namun, akan melaksanakan uji petik, yakni dengan menempatkan beberapa anggota di sejumlah titik yang bertugas untuk melakukan pengaturan.

Khusus untuk di wilayah Kota Jambi, pihaknya lebih mengedepankan penggunaan ETLE atau tilang elektronik.

"Nah, untuk di luar Kota Jambi karena memang belum ada kamera ETLE, kita itu melakukan penindakannya secara konfensional atau secara teguran tetapi yang teguran sudah terdata," ujar Kombes Pol Dhafi.

"Maksudnya yang sudah terdata itu, foto pelanggarannya ada, ada datanya tetapi masih kita maafkan, kalau dia mengulangi lagi maka akan langsung ditindak," sambungnya.

Dalam operasi ini, pihaknya telah melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik.

Ked epan, tidak hanya angkutan batu bara yang diatur untuk melintas masuk ke Kota Jambi, tetapi truk angkutan lainnya, seperti CPO dan truk angkutan barang.

Kombes Pol Dhafi mengatakan, kendaraan yang datang dari arah Batanghari menuju ke kota Jambi pada pukul 18:00 WIB sampai dengan pukul 21:00 WIB dilarang melintas di wilayah mendalo kecuali truk trailer.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Ditlantas Polda Jambi Tilang 1.380 Kendaraan Selama Operasi Zebra 2021

Baca juga: Satlantas Polres Sarolangun Layangkan 189 Tilang Saat Operasi Zebra

Baca juga: Sepanjang Operasi Zebra Siginjai 2021 Satlantas Polres Muarojambi Tilang 80 Kendaraan

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved