Berita Jambi

Warga Jambi Selatan Kota Jambi Diduga Menjual Gas 3 Kg Secara Bebas

Warga Jambi Selatan, Kota Jambi diduga menjual gas elpiji 3 kilogram secara bebas di pasaran. Aktifitasi ini diduga dilakukan sejak lama.

tribunjambi/vira ramadhani
Ilustrasi tabung gas 3 Kg 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Warga Jambi Selatan, Kota Jambi diduga menjual gas elpiji 3 kilogram secara bebas di pasaran.

Aktifitasi ini diduga dilakukan sejak lama.

Menurut keterangan (H) yang merupakan tetangga (M) penjual gas elpiji 3 kilogram, sudah lama warga terganggu dengan cara menjualnya.

"Kalau jualan gasnya sih lebih dari 5 tahun. Kalau cara jualnya yang bebas itu udah dari pertama dia buka," jelas H, Kamis (29/9/22) kepada Tribun Jambi.

"Kalau yang saya tahu mereka ya legal, karena merupakan pangkalan. Tetapi cara jualnya saja yang berbeda," jelas dia.

Polanya, jika penduduk setempat ingin membeli gas elpiji 3 kilogram, maka hanya diperbolehkan maksimal dua tabung gas saja.

Baca juga: Konsultasi Ranperda, Komisi I DPRD Provinsi Jambi Terima Kunker OPD Pemkab Batanghari

Baca juga: Bukan Soal Rekor MURI Hesnidar Haris Sebut Gerakan Cinta Batik Jambi Untuk Mempromosikan Batik Jambi

Penduduk setempat hanya boleh membeli gas ditempatnya sebanyak tiga kali dalam sebulan.

"Kalau di pangkalan lain boleh beli empat kali dalam sebulan. Ini malah beda sendiri," ungkapnya.

Namun tidak berlaku untuk warga di luar lingkungannya yang diperbolehkan beli melebihi batas.

"Kalau RT lain atau kelurahan lain yang beli. Kadang sekali beli 10 tabung saja bisa," jelas dia.

Ada perbedaan harga tiap tabung gasnya untuk pembeli yang memiliki kartu kendali dan tidak.

Pangkalan kecil itu menjual gas bagi pemilik kartu kendali senilai Rp18 ribu pertabung.

Sedangkan pembeli yang tidak memiliki kartu kendali dibanderol harga Rp23 ribu pertabung.

"Nanti boleh belinya batas jam empat sore. Selebihnya nggak boleh beli. Warga di situ takut komplain, nggak mau demo, nggak kayak warga-warga daerah lain. Penjualnya sensitif juga," lanjut H. (Tribunjambi.com/Rara Khushshoh Azzahro)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Reaksi Nathalie Holscher Saat Frans Faisal Sebut ‘Janda Hot’ Disorot: Kenapa Sih

Baca juga: Ribuan Honorer Muaro Jambi Sudah Upload Berkas, Deadline 30 September 2022

Baca juga: Bukan Soal Rekor MURI Hesnidar Haris Sebut Gerakan Cinta Batik Jambi Untuk Mempromosikan Batik Jambi

Baca juga: Petani Cabai Sarolangun Keluhkan Meroketnya Harga Pupuk di Pasaran

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved