Berita Jambi

Pemutihan Pajak kendaraan Jambi Penuh Diskon - Pajak Mati Bertahun-tahun, Cukup Bayar 2 Tahun Saja

"Selain bertabur diskon, juga pemutihan pajak tahap tiga ini masyarakat hanya membayar dua tahun pajak saja. Satu tahun tunggakan dan satu tahun berja

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram @samsat.kota.jambi
Pemutihan pajak kendaraan tahap III Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM - Provinsi Jambi melalui Samsat menggelar pemutihan pajak bertabur diskon, ini kelebihan pemutihan pajak tahap tiga yang ditawarkan tahun ini.

Dikatakan Kepala Samsat Sarolangun Makhbub Junaidi menuturkan, pemutihan pajak tahap tiga ini lebih spesial jika dibandingkan dua tahap sebelumnya.

"Selain bertabur diskon, juga pemutihan pajak tahap tiga ini masyarakat hanya membayar dua tahun pajak saja. Satu tahun tunggakan dan satu tahun berjalan, " ujarnya Selasa (20/9/2022)

Program ini pun dinilai cukup spektakuler, dan merupakan terobosan bagus yang dilakukan oleh Gubernur Jambi.

Dimana program pemutihan pajak tahap tiga yang bertabur diskon ini, telah diberlakukan di Kabupaten Sarolangun pada Senin (19/9/2022) lalu. Dan berakhir pada Desember mendatang.

"Kita berharap melalui program pemutihan pajak ini, menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin melakukan pembayaran pajak kendaraan mereka, " ujarnya.

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan 19 September-Desember 2022, Bayar Satu Tahun Tunggakan dan Tahun Berjalan

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi - Cukup Bayar Dua Tahun, Bebas Balik Nama Termasuk Kendaraan Lelang

Untuk diketahui di Kabupaten Sarolangun sendiri, target pajak yang harus dicapai sudah melebihi target lada bulan agustus lalu.

"Target kita per tahun 66 persen, nah pada Agustus lalu sudah mencapai 70 persen. Sudah melebihi, " pungkasnya.

Program pemutihan pajak kendaraan ini telah diatur dalam SK Gubernur Jambi Nomor 812/KEP.GUB/BPKPD-2.2/2022.

Pemutihan ini berlaku untuk pajak dan juga denda kendaraan bermotor.

Untuk pajak kendaraan yang pajaknya telah mati di atas dua tahun, akan dilakukan pemutihan total pajak dan dendanya.

Pemilik kendaraan hanya dikenakan pajak dua tahun, yang terdiri dari pajak satu tahun terakhir dan satu tahun ke depan.

Program ini dilakukan menindaklanjuti pemberlakuan pasal 74 UU 12 tahun 2009 tentang lalulintas angkutan jalan.

Kendaraan yang pajaknya sudah mati dua tahun atau lebih, akan dianggap bodong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved