Berita Tebo

Semenjak BBM Naik, Daya Beli di Pasar Lebak Bungur Tebo Jambi Berkurang

Jumat (23/9/2022) Pasar Lebak Bungur, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo terpantau sepi. "Iyo benar daya beli memang berkurang," ucap Sumiyati.

Penulis: Sopianto | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Sopianto
Pasar Lebak Bungur, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo terpantau sepi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Jumat (23/9/2022) Pasar Lebak Bungur, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo terpantau sepi.

Pantuan di lapangan, pengunjung atau pun pembeli terlihat sepi, padahal hari ini merupakan hari pasar.

Sepinya pengunjung bukan terjadi pada hari ini saja, namun pada hari sebelumnya juga sepi.

Kurangnya minat daya beli dipasar semenjak harga bahan bakar minyak (BBM) naik.

Hal itu diakui Sumiyati pedagan Pasar Lebak Bungur.

Baca juga: Anak Lesti Kejora Sudah Dua Hari Pulang dari RS Pasca Operasi Hernia, Begini Kondisi Baby L Saat Ini

Baca juga: Harga Emas di Galeri 24 Kota Jambi Masih di Bawah Rata-rata, Termurah Rp917 Ribu per Gram

"Iyo benar daya beli memang berkurang," ucap Sumiyati.

Biasanya kata Sumiyati, dalam sehari penghasilannya bisa mencapai 2 juta, untuk saat ini Rp 500-700 ribu kotor.

"Memang saat ini daya beli kurang, pasar sepi, tenggok lah dewek biaso nyo hari jumat ko rame," ujarnya.

Diakui oleh Pipin pedagang pasar Lebak Bungur bahwa memang daya beli saat ini memang berkurang.

"Iyo berkurang, kalau sayo perhatikan semenjak hargo BBM ko naik, pasar jadi sepi," pungkasnya. (Tribunjambi.com/Sopianto)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Usai Anggota Dewan, Kini Giliran Kontraktor Jambi Diperiksa KPK di Polda Jambi

Baca juga: Praktek PETI di Jambi Sudah Lama Berlangsung, Dewan Menilai Tidak Ada Upaya Sistematis Menghentikan

Baca juga: Harga Ayam Potong di Pasar Lebak Bungur, Tebo di Level Rp 35 per Kilogram

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved