Berita Jambi
BPS Catat Tingkat Pengangguran di Provinsi Jambi Menurun dalam Tiga Tahun Terakhir
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mendata bahwa jumlah orang bekerja naik dalam tiga tahun terakhir yaitu 2019, 2020, dan 2021.
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mendata bahwa jumlah orang bekerja naik dalam tiga tahun terakhir yaitu 2019, 2020, dan 2021.
Sisi lainnya, tingkat pengangguran mengalami fluktuasi dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.
Agus Sudibyo, Kepala BPS Provinsi Jambi menyampaikan data tersebut yang telah melalui survey berkala setahun dua kali, yakni Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), Jumat (23/9/22).
Data tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jambi tahun 2021 adalah sebesar 5,09 persen yang mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun 2020 dan meningkat dibandingkan tahun 2019. TPT di tahun 2020 adalah sebesar 5,13 persen sedangkan di tahun 2019 sebesar 4,19 persen.
Pengangguran dalam catatan BPS merupakan penduduk berusia 15 tahun keatas yang tidak punya pekerjaan namun sedang mencari pekerjaan, atau sedang mempersiapkan usaha, atau merasa tidak mungkin bisa mendapatkan pekerjaan.
Selain itu penduduk yang sudah punya pekerjaan namun belum mulai bekerja.
Baca juga: Denda Tilang Elektronik Berdasarkan Jenis Pelanggarannya
Baca juga: Promo Dominos Pizza Hari Ini 23 September 2022, 4 Pizza hanya Rp59 Ribuan
Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) merupakan persentase dari jumlah pengangguran dibagi dengan jumlah angkatan kerja.
Konsep jenis ini merupakan konsep ILO yang digunakan oleh BPS.
Angka TPT ini mengalami fluktuasi setiap kabupaten-kota.
Selanjutnya untuk TPT di masing-masing kabupaten-kota juga mengalami fluktuasi selama periode tahun 2019-2021.
TPT di Kerinci tercatat sebesar 2,32 persen; Merangin 4,83; Sarolangun 5,52; Batanghari 4,26; Muaro Jambi 5,59; Tanjab Timur 1,56; Tanjab Barat 2,53; Tebo 2,83; Bungo 5,86; Kota Jambi 10,66; dan Sungai Penuh 3,00 persen.
Sedangkan untuk TPT tahun 2020 di Kerinci 2,43 persen; Merangin 4,86; Sarolangun 5,71; Batanghari 4,42; Muaro Jambi 5,43; Tanjab Timur 1,41; Tanjab Barat 2,16; Tebo 2,95; Bungo 5,94; Kota Jambi 10,49; dan Sungai Penuh 5,56 persen.
Selanjutnya pada 2019 TPT untuk masing-masing kabupaten/kota tercatat di Kerinci sebanyak 2,62 persen; Merangin 3,68; Sarolangun 4,09; Batanghari 4,56; Muaro Jambi 5,20; Tanjab Timur 1,63; Tanjab Barat 2,57; Tebo 2,90; Bungo 3,82; Kota Jambi 6,53; dan Sungai Penuh 4,00 persen.
Sisilia Nurteta, Statistik Sosial BPS Provinsi Jambi berujar bahwa Sakernas untuk mendata ketenagakerjaan yang dilakukan rutin itu dilakukan tiap bulan Februari dan Agustus.
"Tapi (bentuknya-red) survei, bukan sensus. Tapi metodologi kami bisa untuk mewakili angka hingga kabupaten/kota," jelas Sisilia. (Tribunjambi.com/Rara Khushshoh Azzahro)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Promo Richeese Hari Ini 23 September 2022, Combo Fire Chicken hanya Rp31.818
Baca juga: Denda Tilang Elektronik Berdasarkan Jenis Pelanggarannya
Baca juga: Promo Dominos Pizza Hari Ini 23 September 2022, 4 Pizza hanya Rp59 Ribuan