Berita Kerinci

Warga Danau Kerinci Resah, Puluhan Ekor Ayam Dimangsa Beruang

Warga di wilayah Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, sejak beberapa hari terakhir ini resah dengan munculnya hewan buas Beruang Madu yang masu

Penulis: Herupitra | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Warga Danau Kerinci Resah, Puluhan Ekor Ayam Dimangsa Beruang 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Warga di wilayah Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, sejak beberapa hari terakhir ini resah dengan munculnya hewan buas Beruang Madu yang masuk ke permukiman warga.

Bahkan, Beruang Madu tersebut telah merusak kandang ayam hingga memangsa sejumlah hewan peliharaan milik warga. Sehingga membuat warga khawatir beruang madu sewaktu-waktu dapat menyerang warga.

Pantauan dilokasi kejadian di kandang ayam milik Khadijah, warga Desa Koto Tengah, dimana terlihat bangkai ayam berserakan ditanah. Sementara kandang ayam, sebagian juga sudah terlihat hancur bekas cakaran. Setidaknya, terdapat 35 ekor ayam yang dimangsa oleh kuat dugaan dilakukan Beruang Madu.

Diakui Khadijah, bahwa dirinya baru mengetahui jika ayam petelur miliknya dimangsa Beruang, saat ia hendak memberikan makan ayam di pagi hari.

"Saat tiba di kandang, saya melihat ayam sudah berserakan di tanah dengan kondisi telah mati," bebernya, Kamis (22/9).

Bahkan sambung Khadijah, bukan hanya ayam petelur miliknya saja yang dimangsa Beruang. Akan tetapi, ayam petelur milik orang lain di Daerah tersebut juga ikut dimangsa Beruang.

"Ini sudah sering terjadi, kalau yang ini kejadiannya hari Senin dan Selasa kemaren," ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh peternak ayam petelur lainnya Jafar. Ia menuturkan, sudah sering kali beruang memangsa ayam petelur diwilayah Desa Koto Tengah dan Desa Pentagen, Kecamatan Danau Kerinci.

"Beruang tersebut berpindah-pindah, usai memangsa ayam petelur lainnya, maka keesokannya memangsa ayam petelur wilayah sebelahnya lagi," sebutnya.

Atas kejadian ini, ia bersama dengan peternak ayam petelur lainnya terpaksa melakukan jaga malam dan sempat melakukan pengusiran ke dalam hutan dengan membawa anjing buru.

"Namun, malah Beruang melawan dengan mengejar anjing," ucapnya.

Atas kejadian ini, peternak ayam petelur telah melaporkan ke Kepala Desa agar nelaporkan kembali kepada pihak terkait. Sehingga dengan harapan, adanya penanganan dan upaya penangkapan terhadap Beruang madu yang telah meresahkan peternak ayam petelur.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Bahas Rancangan APBD-P 2022, Komisi I DPRD Provinsi Jambi RDP Bersama Seluruh OPD

Baca juga: Menuju Smart City, Pemkab Tanjab Barat Pasang CCTV di Area Publik

Baca juga: Hama Tikus Meresahkan, Rusak Tanaman Padi Petani di Kerinci

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved