Selasa, 5 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Potensi Ketenagakerjaan di Kabupaten Tebo

Jumlah penduduk yang terus meningkat tanpa di ikuti pertambahan lapangan pekerjaan  selalu menjadi pemicu menjamurnya tingkat pengangguran.

Tayang:
Editor: Rahimin
istimewa
Dalam perencanaan pembangunan, data mengenai ketenagakerjaan memegang peranan yang sangat penting 

Hal ini dapat menimbulkan dampak buruk seperti timbul nya kemiskinan, pengangguran dapat menghilangkan keterampilan, makin beragamnya tindak pidana kriminal, meningkatnya jumlah anak jalanan, pengangguran dapat menimbulkan  ketidakstabilan sosial dan politik, terganggunya  kondisi psikis seseorang, terjadinya penurunan pendapatan perkapita / penerimaan negara dan meningkatnya biaya sosial yang harus dikeluarkan oleh pemerintah karena  masyarakat harus menanggung sejumlah biaya sosial  karena ada kaitan erat antara peningkatan pengangguran dan kesejahteraan dan dapat meningkatnya tindakan kejahatan.

Masalah ketenagakerjaan dan pengangguran di Kabupaten Tebo  berdasarkan data yang dikumpulkan oleh BPS.

2021 penduduk usia kerja di Kabupaten Tebo didominasi oleh penduduk angkatan kerja  sebesar 186.808 sedangkan 77.612 bukan angkatan kerja.

Tingginya jumlah penduduk angkatan kerja di suatu wilayah  mengindikasikan besarnya pasokan tenaga kerja yang tersedia untuk  memproduksi barang dan jasa  dalam perekonomian suatu wilayah.

Sementara itu dilihat dari perkembangan  selama tiga tahun terakhir  jumlah angkatan kerja di Kabupaten Tebo selalu menunjukkan angka lebih tinggi di bandingkan jumlah bukan angktan kerja tahun 2019 sebesar 180.663 hingga 2021 sebesar 186.808, sedangkan penduduk bukan angkatan kerja sebesar 76.785 di tahun 2019 meningkat menjadi 77.612 di 2021.

Berdasarkan jenis kelamin pada 2021 angkatan kerja berjenis kelamin laki laki  sebesar 63,90 persen dan perempuan 36,10 persen, hal ini menunjukkan  bahwa laki laki  lebih banyak terlibat  dalam produktivitas ekonomi dibandingkan perempuan.

Tingkat partisipasi angkatan kerja penduduk kabupaten Tebo  usia 15 tahun ke atas dan kegiatan selama seminggu yang lalu  yang bekerja 3 tahun terakhir mengalami peningkatan dari tahun ke tahun pada tahun 2019 sebesar 70,17 persen, 2020 71,13 persen dan 2021 sebesar 70,65 persen.

Sedangkan Istilah pengangguran terbuka merupakan mereka yang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, mereka yang tidak mencari pekerjaan  karena merasa  putus asa dan mereka yang sudah mempunnyai pekerjaan  tetapi  belum memulainya, tercatat  sebanyak 2,83 persen dari keseluruhan angkatan kerja.

Pengangguran terbuka berdasarkan tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan diketahui bahwa pengangguran terbuka tertinggi merupakan Tamatan SD Kebawah sebesar 39,10 persen.

Penduduk bukan angkatan kerja  didominasi oleh penduduk perempuan  sebesar 78,22 persen dan laki laki 21,78 persen.

Berdasarkan lapangan usaha  penduduk Kabupaten Tebo  sebagian besar bekerja di sektor pertanian  sebesar 57,54 persen, Jasa-jasa 29,20 pesen dan Manufaktur 13,26 persen.

Tingkat Partisipasi  Angkatan Kerja  (TPAK) mengindikasikan besar nya persentase penduduk usia kerja  yang aktif secara eknomi  di suatu negara/ wilayah. Semakin tinggi TPAK  menunjukkan bahwa  semakin tinggi pula pasokan tenaga kerja  (labour supply) yang bersedia untuk memproduksi  barang dan jasa dalam suatu perekonomian.  (Data Jambi/)

Informasi Indikator Statistik dan Data Jambi terkini dapat diakses melalui jambi.bps.go.id dan Sosial Media BPS Provinsi Jambi (IG, FB, dan Youtube BPS Provinsi Jambi).

Ayo persiapkan diri menyambut pelaksanaan Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022 dan Sensus Pertanian 2023

Baca berita terbaru  Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Seberapa Penting sih Data Untuk Saat Ini?

Baca juga: Pesona Sektor Pertanian di Provinsi Jambi

Baca juga: Wabup Batanghari Bakhtiar Tandatangani Komitmen Dukungan Bersama BPS

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved