Berita Sarolangun
Harga Cabai Terus Melonjak, Dinas TPHP Sarolangun Gandeng Petani Cabai Penuhi Kebutuhan Masyarakat
Mengatasi lonjakan harga cabai merah di pasaran, Pemerintah Sarolangun gandeng petani cabai penuhi stok pasaran.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Mengatasi lonjakan harga cabai merah di pasaran, Pemerintah Sarolangun gandeng petani cabai penuhi stok pasaran.
Harga cabai di pasaran yang terus fluktuatif dan cenderung mandek di angka Rp 70 ribu per kilo, menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat.
Terkait hal tersebut Kepala Dinas TPHP Sarolangun Dedi Hendri mencoba mencari solusi, diantaranya dengan memberdayakan petani cabai lokal yang cukup banyak di Kabupaten Sarolangun.
"Kalo sekarang yang tercatat di kita, dalam proses tanam itu ada 12 hektaran. Dan sudah panen ada 1 hektar di ladang pertanian pak Agus, " ujarnya. Senin (20/9/2022)
Baca juga: Lakukan Pungli, Preman dan Juru Parkir Liar di Pasar Angso Duo Ditangkap Ditpolairud Polda Jambi
Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Suap RAPBD Jambi Tahun 2017, Hasan Ibrahim Minta Maaf
Lanjutnya, selain di ladang perkebunan cabai milik pak Agus tadi , ada pula beberapa ladang petani lain yang juga menyuplai stok cabai di Sarolangun.
"Diantaranya ada petani di wilayah singkut, payo lebar dan desa tinting. Semua itu siap panen dengan luas 2 hektar, " ujarnya.
"Tapi kalo petani Singkut, kebanyakan mereka menjual hasil panen ke pasar Singkut. Sudah ada langganan mereka, " pungkasnya. (Tribunjambi.com/Abdullah Usman)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Lakukan Pungli, Preman dan Juru Parkir Liar di Pasar Angso Duo Ditangkap Ditpolairud Polda Jambi
Baca juga: Dipecat dari Polri, Akankah Ferdy Sambo Kehilangan Teman dan Pasukannya?
Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Suap RAPBD Jambi Tahun 2017, Hasan Ibrahim Minta Maaf
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/21092022-cabai.jpg)