Berita Tebo

Dinsos Tebo Catat hingga September 2022, Ada 25 Kasus Kekerasan Terhadap Anak

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tebo mencatat hingga September 2022 ada 25 kasus kekerasan terhadap anak yang terr

Penulis: Sopianto | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Sopianto
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Tebo Catat Hingga September 2022, Ada 25 Kasus Kekerasan Terhadap Anak 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Tebo, Jambi.

Baru-baru ini ada kasus di Kabupaten Tebo guru ngaji lecehkan muridnya.

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tebo mencatat hingga September 2022 ada 25 kasus kekerasan terhadap anak yang terrdiri dari 16 korban, pelaku sebanyak 9 orang.

Tahun lalu kekerasan terhadap anak sebanyak 30 kasus.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (P2TP2A) Dinas Sosial Kabupaten Tebo menyebut, ada banyak persoalan yang menjadi pemicu kekerasan terhadap anak.

Salah satunya kata Zaitun, pengaruh lingkungan belum lagi anak-anak yang di iming-imingkan.

Baca juga: Dinkes Jambi Akan Laksanakan Tiga Imunisasi yang Diluncurkan Tahun ini

Baca juga: Melihat Kedekatan Nathalie Holscher dan Frans, ini Kata Oma Gala Sky: Namanya teman

"Contoh kasus guru ngaji lecehkan muridnya anak-anak tersebut diiming-imingkan oleh gurunya, kalau melakukan hal yang seperti itu maka ngaji nya lancar, tidak disalahkan," terang Zaitun.

Zaitun juga menerangkan, kejahatan terhadap anak ini bukan semerta-merta pelecehan seksual, namun ada juga anak mencuri itu juga didampingi oleh P2TP2A melalaui PPA Rehsos.

Dinas Sosial Kabupaten Tebo sudah punya program perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat.

Kata Zaitun tahun ini, ada empat kecamatan di Kabupaten Tebo sudah menjalankan program tersebut, yakini di Kecamatan VII Koto Ilir, Rimbo Ulu, Tebo Ulu, dan Tebo Tengah.

"Ada empat lokus yang sudah kami lakukan," ujar Zaitun.

Hingga saat ini pihak Dinas Sosial Kabupaten Tebo terus berupaya untuk melakukan sosialisasi kepada nasyakat luas tentang kekerasan terhadap anak.

Hal itu bertujuan untuk memimalisir koban kekerasan terhadap anak. (Tribunjambi.com/Sopianto)

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: AHM Luncurkan Supersport New CBR250RR Berkarakter Big Bike

Baca juga: Dinkes Jambi Akan Laksanakan Tiga Imunisasi yang Diluncurkan Tahun ini

Baca juga: Manfaatkan Pemasaran Digital dan Jasa Expedisi, IRVANDA Bakery Pasarkan Produk ke Penjuru Jambi

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved